MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di lingkungan kampus Universitas Asahan (UNA), Kabupaten Asahan, saat Civitas Akademika UNA melaksanakan kegiatan kurban Idul Adha, Kamis pagi, 28 Mei 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Yayasan UNA Drs.Mapilindo, M.Pd. Rektor UNA Assoc.Prof.Dr.Mangaraja Manurung, S.H., M.H, para dosen, pegawai, serta seluruh keluarga besar civitas akademika kampus tersebut.
Tradisi kurban di lingkungan UNA ternyata bukan kegiatan baru. Ketua Yayasan UNA, Mapilindo, menjelaskan bahwa program tersebut telah berlangsung selama sekitar 10 tahun terakhir dan terus berkembang dari tahun ke tahun. “Alhamdulillah, tahun ini kurang lebih ada 49 orang yang ikut bergabung dalam kegiatan kurban bersama ini,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut lahir dari semangat kebersamaan antara pihak yayasan dan para dosen kampus yang sejak awal mengajak seluruh civitas akademika untuk bersama-sama melaksanakan ibadah kurban di lingkungan kampus.

Tak hanya menjadi kegiatan seremonial, hasil kurban tersebut langsung disalurkan kepada masyarakat di luar kampus yang membutuhkan. Salah satu wilayah penerima daging kurban adalah Desa Gajah, Kabupaten Batu Bara, daerah yang mayoritas penduduknya nonmuslim. “Di sana ternyata masih ada warga muslim yang selama ini belum pernah menerima daging kurban,” ungkap Mapilindo dengan nada haru.
Bagi pihak kampus, kegiatan ini bukan sekadar penyembelihan hewan kurban, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi di lingkungan kampus sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial. “Inilah cara kami menanamkan nilai berbagi di dunia pendidikan.” Imbuhnya.
Mapilindo menyebutkan, ada beberapa tujuan utama dari kegiatan tersebut, yakni mempererat hubungan kekeluargaan antar civitas akademika, merayakan Hari Raya Idul Adha bersama-sama di lingkungan kampus, serta menjalankan salah satu amal ibadah dalam ajaran Islam.
Sementara itu, Rektor UNA Asahan, Mangaraja Manurung menyampaikan apresiasinya terhadap semangat kebersamaan yang tumbuh dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, tradisi kurban bersama memberikan dampak positif dan menghadirkan energi kebaikan di tengah keluarga besar kampus.
Sebagai rektor yang baru menjabat, ia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan sosial dan keagamaan yang melibatkan seluruh elemen kampus.
“Kegiatan ini sangat positif dan harus terus dijaga. Kami akan terus berkoordinasi dengan para dosen dan pegawai agar tradisi baik ini tetap berjalan,” katanya.
Rektor juga berharap, ke depan kegiatan kurban bersama tidak hanya diikuti dosen dan pegawai, tetapi juga mahasiswa aktif hingga alumni UNA yang telah memiliki penghasilan. “Harapan kami, mahasiswa dan alumni nantinya juga dapat ikut berperan dalam kegiatan kurban kampus ini,” tambahnya.
Seluruh pelaksanaan kurban tersebut, lanjutnya, murni berasal dari swadaya pribadi para anggota Civitas Akademika UNA Asahan yang secara sukarela menyisihkan rezeki mereka demi berbagi dengan masyarakat.
Di tengah semangat Idul Adha, kegiatan kurban UNA Asahan menjadi bukti bahwa nilai kepedulian dan kebersamaan masih tumbuh kuat di lingkungan pendidikan. Dari kampus kebanggaan Mayarakat di Asahan, pesan kemanusiaan Idul Adha menjangkau lintas batas keyakinan. (Eva/Ella)












