Pemerintah Perkuat Pengawasan SPMB Ramah 2026/2027

MEDIA DIALOG NEWS, Jakarta – Pemerintah memperkuat pengawasan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 melalui penandatanganan komitmen bersama lintas lembaga di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kemendikdasmen. Langkah ini ditegaskan sebagai upaya menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif, transparan, dan berintegritas.

Acara tersebut dihadiri Ketua Komisi X DPR RI, perwakilan Kejaksaan Agung, Kementerian Dalam Negeri, Kantor Staf Presiden, Komisi Pemberantasan Korupsi, Ombudsman RI, Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Kepolisian RI, Kemenko PMK, serta sejumlah kementerian dan lembaga terkait lainnya.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan SPMB Ramah merupakan komitmen pemerintah untuk memastikan setiap anak Indonesia memperoleh kesempatan setara dalam mengakses pendidikan berkualitas.

“Pemerintah memastikan setiap anak Indonesia memperoleh kesempatan yang setara untuk mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).

Kemendagri melalui Inspektur Jenderal menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memastikan pelaksanaan SPMB sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Hal tersebut mencakup penetapan daya tampung, wilayah penerimaan, hingga jalur penerimaan peserta didik.

Selain penandatanganan komitmen, kegiatan juga menghadirkan gelar wicara bertajuk “Sinergi dalam Pengawasan Pelaksanaan SPMB Ramah Tahun Ajaran 2026/2027”. Forum ini membahas strategi pengawasan lintas sektor, pencegahan penyimpangan, serta penguatan partisipasi publik.

Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah IV Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Paudah, menegaskan perlunya koordinasi lintas OPD di daerah.

“Pengawasan yang kuat diperlukan agar pelaksanaan SPMB berlangsung transparan, objektif, dan berkeadilan bagi seluruh peserta didik,” katanya.

Sejumlah lembaga turut menyampaikan komitmen. KPK menyoroti pencegahan gratifikasi dan penyalahgunaan wewenang, Ombudsman RI menekankan penguatan layanan publik dan mekanisme pengaduan masyarakat, sementara Bareskrim Polri menegaskan kesiapan menjaga pelaksanaan SPMB agar berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Melalui komitmen bersama ini, pemerintah berharap pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan lebih transparan, berintegritas, serta mampu memberikan akses pendidikan yang adil dan merata bagi seluruh anak Indonesia. (Nanang Jkt)

Related posts
Tutup
Tutup