UMC Menjadi Pusat Keunggulan Terpadu di Gedung 20 Lantai KH Ahmad Dahlan Tower

DIALOG BERITA, Cirebon – Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) terus menorehkan jejak peradaban melalui beragam amal usaha, membuktikan bahwa kemajuan abad ini lahir dari spirit kerja nyata dan pengabdian tanpa henti.

Hal itu disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Haedar Nashir, dalam tausyiah pengajian sekaligus launching dan groundbreaking Gedung KH Ahmad Dahlan Tower 20 lantai, UMC Mart, dan Hotel Grand Lumina UMC Cirebon, Kamis (7/5/2026).

Haedar menegaskan, seluruh fasilitas di UMC merupakan bukti autentik bangsa yang maju, di mana tindakan selalu mendahului kata-kata. Menukil pepatah Arab “Lisanul Hal Afsahu Min Lisanil Maqal”, ia menekankan bahwa perbuatan jauh lebih bermakna daripada sekadar ucapan.

“Muhammadiyah harus terus meninggalkan jejak hidup yang baik bagi kemaslahatan bangsa. Ingatan manusia mungkin terbatas, namun amal jariyah yang diwujudkan dalam bentuk fisik akan terus hadir dan memberi manfaat lintas zaman. Insha Allah, UMC dengan ragam prestasi hari ini adalah hasil dari etos kerja,” ujarnya.

Menurut Haedar, etos kerja di Muhammadiyah bahkan dapat digambarkan sebagai “kecanduan bekerja”, lahir dari kekuatan dalam (inner dynamic) yang diibaratkan magma gunung berapi, terus menghasilkan perubahan. Spirit ini dijalankan dengan niat tulus demi pengabdian, sejalan dengan semangat dakwah, tajdid, dan Al-Ma’un yang menjadi fondasi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.

Sementara itu, Rektor UMC, Arif Nurudin, M.T., menegaskan bahwa kata “unggul” diwujudkan dalam semua aspek, termasuk pembangunan gedung ikonik setinggi 20 lantai. Gedung ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan manifestasi nyata pusat keunggulan umat, yang mengintegrasikan akademik, spiritualitas, dan kemandirian ekonomi berkelanjutan.

Salah satu daya tariknya berada di lantai 19, yang didesain dengan material kaca transparan. Dari ketinggian ini, pengunjung maupun sivitas akademika dapat menikmati panorama Gunung Ciremai, sebuah ruang inspirasi sekaligus kontemplasi atas keagungan alam.

Arif menekankan, prioritas utama tetap pada investasi sumber daya manusia (SDM) unggul dan kompetitif. Fasilitas modern harus selaras dengan kualitas intelektual agar mampu menjawab tantangan zaman. Karena itu, penguatan tenaga pendidik dan mahasiswa terus dilakukan sebagai fondasi ekosistem pendidikan progresif.

Selain pendidikan, UMC juga melakukan ekspansi strategis di sektor ekonomi melalui unit bisnis produktif. Kehadiran UMC Mart dan Hotel Grand Lumina menjadi bukti nyata kemandirian finansial universitas. Hotel Grand Lumina diproyeksikan sebagai unit hospitalitas premium sekaligus laboratorium praktik mahasiswa, sementara UMC Mart hadir melayani kebutuhan ritel masyarakat.

“Melalui integrasi infrastruktur modern, penguatan SDM, dan kemandirian unit usaha, UMC optimis bertransformasi menjadi lokomotif penggerak kemajuan bagi umat dan bangsa,” pungkas Arif. (Nanang/Husnie)

Related posts
Tutup
Tutup