Perkuat Kemitraan Ekonomi, APINDO Terima Kunjungan Kehormatan Dubes Republik Korea

MEDIA DIALOG NEWS, Jakarta — Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia, H.E. Yoon Soongu, di Sekretariat APINDO, Jakarta. Kunjungan diplomasi ekonomi ini dilakukan dalam rangka memperkuat kemitraan strategis serta memperluas peluang investasi dan perdagangan antara kedua negara.

Dalam pertemuan tersebut, Dubes Yoon Soongu hadir didampingi oleh Minister-Counsellor/Head of Economic Section, Kim Chan Woo. Sementara itu, delegasi APINDO dipimpin langsung oleh Ketua Umum APINDO Shinta Widjaja Kamdani.

Sejumlah jajaran pengurus APINDO turut hadir mendampingi, antara lain:

  • Adhi Lukman (Ketua Bidang Industri Manufaktur)
  • Didit Ratam (Wakil Ketua Bidang Hubungan Internasional)
  • Jahja B. Soenarjo (Wakil Ketua Bidang Perdagangan)
  • Budihardjo Iduansjah (Ketua Komite Perdagangan Internasional, Bidang Perdagangan)
  • Parlindungan Purba (Wakil Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga sekaligus Honorary Consul of the Republic of Korea)
  • Darwoto (Wakil Ketua Bidang Ketenagakerjaan)
  • Joohan Lee (Anggota Bidang Investasi)
  • Tri Wahono (Anggota Bidang Industri Manufaktur)

Bahas Sektor Strategis hingga Teknologi Masa Depan

Pertemuan yang berlangsung hangat dan produktif tersebut membahas berbagai peluang kerja sama di sektor-sektor strategis. Fokus pembahasan meliputi industri manufaktur, investasi, perdagangan, pengembangan sumber daya manusia (SDM), hingga teknologi masa depan seperti kecerdasan artifisial (AI), perkapalan, dan energi hijau.

Ketua Umum APINDO, Shinta Widjaja Kamdani, menegaskan komitmen APINDO dalam mendorong terciptanya iklim investasi Indonesia yang semakin kompetitif. Langkah ini ditempuh melalui penguatan kualitas tenaga kerja via program upskilling dan reskilling, pengembangan pendidikan vokasi, serta upaya debottlenecking untuk membantu menyelesaikan hambatan investasi yang dihadapi pelaku usaha.

“APINDO juga menekankan pentingnya optimalisasi implementasi Indonesia–Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK-CEPA) agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh dunia usaha di kedua negara,” ujar Shinta.

Dorong Kemudahan Berusaha dan Kepastian Regulasi

Pada kesempatan yang sama, Duta Besar Yoon Soongu menyampaikan bahwa Indonesia merupakan mitra ekonomi yang sangat strategis bagi Republik Korea karena memiliki potensi pasar dan sumber daya yang melimpah. Namun, ia menilai masih terdapat ruang yang sangat luas untuk meningkatkan nilai perdagangan, investasi, hingga konektivitas antarmasyarakat (people-to-people connectivity).

Dalam sesi dialog, Dubes Korea Selatan menekankan beberapa isu krusial yang perlu menjadi perhatian bersama guna memperkuat daya tarik investasi Indonesia bagi perusahaan-perusahaan Korea. Hal tersebut meliputi:

  1. Penyederhanaan dan kepastian regulasi usaha.
  2. Peningkatan transparansi kebijakan.
  3. Pengurangan hambatan non-tarif (non-tariff barriers).

Melalui pertemuan ini, APINDO dan Kedutaan Besar Republik Korea sepakat untuk terus mempererat komunikasi dan kolaborasi. Kedua pihak berkomitmen mendorong terciptanya ekosistem usaha yang kondusif, memperluas jejaring perdagangan, serta mengoptimalkan potensi kemitraan ekonomi Indonesia–Republik Korea yang saling menguntungkan dan berkelanjutan. (Red)

Related posts
Tutup
Tutup