Universitas Asahan Teken Kontrak Penelitian Fundamental, Perkuat Budaya Riset dan Pengabdian

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran – Universitas Asahan kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan melalui kegiatan Penandatanganan Kontrak Penelitian Fundamental Reguler. Kegiatan ini menjadi tindak lanjut atas penerimaan hibah penelitian yang bertujuan mendukung pelaksanaan riset berkualitas, berdaya saing, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Penandatanganan kontrak dilakukan oleh para dosen penerima hibah penelitian, disaksikan langsung oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Asahan serta Rektor Universitas Asahan. Kehadiran pimpinan universitas menunjukkan dukungan penuh terhadap penguatan budaya riset di lingkungan akademik.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Asahan, Assoc. Prof. Dr. Mangaraja Manurung, S.H., M.H., menegaskan pentingnya riset sebagai fondasi kemajuan perguruan tinggi. “Penelitian bukan hanya menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga harus memberi solusi nyata bagi masyarakat. Universitas Asahan berkomitmen mendukung setiap langkah dosen dalam melahirkan karya yang bermanfaat dan berdaya saing,” ujarnya.

Ketua LPPM Universitas Asahan juga menambahkan bahwa hibah penelitian ini harus dimanfaatkan secara optimal. Menurutnya, riset yang dilakukan dosen tidak hanya berorientasi pada publikasi ilmiah, tetapi juga harus memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Adapun nama-nama dosen penerima hibah penelitian dan pengabdian adalah sebagai berikut:

  • Penelitian Fundamental Reguler (PFR): Syafrizal Hasibuan, S.P., M.P. , Dian Puspitasari, S.Kel., M.Si dan Dr. Khairun Nisa, S.Pd., M.Pd
  • Pengabdian kepada Masyarakat (PKM): Dr. Moraida Hasanah, S.Si., M.Si

Dengan adanya penandatanganan kontrak ini, Universitas Asahan semakin meneguhkan posisinya sebagai perguruan tinggi berbasis riset dan pengabdian. Ke depan, diharapkan semakin banyak karya unggulan lahir dari para dosen UNA yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, pemberdayaan masyarakat, serta pembangunan daerah. (Red)

Related posts
Tutup
Tutup