Sekjen APKLI Saiful Chaniago Pastikan Ribuan Pimpinan APKLI Se-Indonesia Hadiri Pelantikan DPP di Jakarta

MEDIA DIALOG NEWS, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Usaha Kecil, Mikro, dan Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Merah Putih hasil Munas VI akan menggelar Pelantikan Pengurus Pusat Periode 2026–2031 pada 17 Oktober 2026 di Jakarta.

Acara pelantikan ini dipastikan akan melibatkan ribuan Unsur Pimpinan Wilayah dan Cabang APKLI dari seluruh Indonesia, mulai dari Sabang sampai Merauke, serta Miangas hingga Pulau Rote. Organisasi ini mengayomi lebih dari 65,4 juta anggota yang terdiri dari pedagang kaki lima dan pelaku UMKM.

Sekretaris Jenderal APKLI sekaligus Ketua Panitia Pelantikan, Saiful Chaniago, menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar seremoni biasa, melainkan langkah konsolidasi organisasi untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.

“APKLI Merah Putih kini tidak hanya menaungi pedagang kaki lima, tetapi juga menghimpun seluruh kekuatan ekonomi rakyat di sektor hulu—seperti petani, nelayan, peternak, industri rumah tangga (home industry), warung kelontong, hingga pasar rakyat dan bazar. Inilah kekuatan 65,4 juta UMKM dan 16 juta pelaku pasar rakyat yang menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia,” ujar Saiful Chaniago.

Mengusung tema “APKLI Merah Putih Bersama Usaha Kecil Menengah dan Pedagang Kaki Lima Indonesia Wujudkan Ekonomi Tumbuh 8% Presiden Prabowo Subianto”, APKLI menyiapkan lima agenda strategis pascapelantikan, antara lain:

  • Konsolidasi Kelembagaan: Penguatan DPP APKLI hingga Pimpinan Wilayah di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota.
  • Pengawalan Program Prioritas Pemerintah: Mengawal lima program prioritas Presiden Prabowo, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Sekolah Rakyat, dan 3 Juta Rumah Rakyat.
  • Pembentukan Lembaga Strategis: Membentuk Tim Percepatan Badan Perekonomian UMKM RI, Modal Usaha Produktif dan Pendampingan (MUPP), Yayasan Dana Sosial PKL UKM Indonesia, serta Sentra Rantai Pasok Grosir Nusantara.
  • Pengembangan Big Data: Pembangunan Big Data PKL-UKM Indonesia dengan target penyelesaian pada Semester I 2028.
  • Sinergi Ekonomi: Menggalang sinergi penuh dengan Koperasi Merah Putih, Danantara, program Hilirisasi Nasional, dan Gerakan Revolusi Pasar Rakyat Indonesia (GERPAS RI).

Selain itu, Saiful menuturkan bahwa APKLI Merah Putih mendukung penuh pembentukan Badan Penerimaan Negara (BPN) RI guna melipatgandakan pendapatan negara demi terciptanya kedaulatan ekonomi.

“Kami yakin melalui kerja kolaboratif serta strategi manajemen yang tepat, target pertumbuhan ekonomi 8% di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dapat terwujud. APKLI Merah Putih siap menjadi motor penggerak baru ekonomi rakyat menuju Indonesia Emas 2045 dan menyongsong puncak bonus demografi 2030,” tutupnya. (Nanang/Jkt)

Related posts
Tutup
Tutup