MEDIA DIALOG NEWS, Medan – Universitas Asahan (UNA) terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat langkah menuju perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing di Sumatera Utara. Sebagai bentuk langkah nyata, rombongan pimpinan UNA menggelar kegiatan benchmarking sekaligus penjajakan kerja sama ke Universitas Negeri Medan (Unimed) pada Rabu (28/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Gedung Program Pascasarjana Unimed, Jalan Willem Iskandar, Medan Estate tersebut dipimpin langsung oleh Rektor UNA, Assoc. Prof. Dr. Mangaraja Manurung, S.H., M.H. Rombongan yang terdiri dari Wakil Rektor Bidang Akademik Assoc. Prof. Dr. Wanayumini, S.Kom., M.Kom., para dekan, serta kepala unit terkait disambut hangat oleh Rektor Unimed Prof. Dr. Baharuddin, S.T., M.Pd. beserta jajaran pimpinan.

Rektor UNA, Assoc. Prof. Dr. Mangaraja Manurung, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menyerap praktik terbaik (best practice) dari perguruan tinggi yang telah mapan, khususnya dalam hal tata kelola kelembagaan, pengelolaan akademik, hingga Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).
“Kami membawa 16 pimpinan dan pengelola untuk belajar secara menyeluruh. Kolaborasi antar-institusi adalah kunci penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap hubungan ini diwujudkan dalam kerja sama nyata mulai tahun depan,” ujar Mangaraja.
Menanggapi hal tersebut, Rektor Unimed Prof. Dr. Baharuddin, S.T., M.Pd. menyambut baik sinergi antar-kampus ini. Ia menekankan bahwa tantangan utama perguruan tinggi saat ini adalah meningkatkan budaya riset, publikasi internasional terindeks Scopus, serta penguatan SPMI untuk menghadapi standar akreditasi berbasis hasil.
“Untuk memotivasi dosen, Unimed memberikan insentif penelitian hingga Rp40 juta–Rp50 juta bagi artikel yang berhasil terbit di jurnal internasional terindeks Scopus. Bantuan ini penting agar dosen dapat menghasilkan buku, jurnal, paten, maupun HAKI secara berkelanjutan,” tegas Prof. Baharuddin.
Dalam sesi diskusi yang dipandu oleh Ketua LPPMP Unimed Prof. Dr. Bornok Sinaga, M.Pd. dan Sekretaris LPPMP Prof. Dr. Darwin, S.T., M.Pd., kedua belah pihak juga membahas persiapan menghadapi instrumen akreditasi baru BAN-PT Siklus 2. Diskusi tersebut menyoroti pentingnya pemantauan data yang konsisten serta integrasi Sistem Penjaminan Mutu dengan PD-Dikti berbasis digital.
Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan cendera mata dan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen awal dalam membangun sinergi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, dan pengembangan kelembagaan. (Red)













