Warga Soroti Kualitas Material Program Bedah Rumah di Menteng Jaya

MEDIA DIALOG NEWS, Jakarta – Program bedah rumah bagi warga kurang mampu di wilayah RW 01, Kelurahan Menteng, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, mendapat sambutan positif dari masyarakat penerima manfaat. Program tersebut dinilai membantu meningkatkan kualitas hunian warga yang sebelumnya masuk kategori Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Sedikitnya sekitar sepuluh rumah yang tersebar di beberapa RT di lingkungan RW 01 saat ini tengah menjalani proses renovasi melalui program bedah rumah yang didukung oleh pemerintah dan pihak swasta.

Meski demikian, di tengah pelaksanaannya, sejumlah warga mulai menyoroti kualitas material bangunan yang digunakan dalam proyek tersebut. Beberapa warga menilai material yang dipasang terlihat berbeda dari ekspektasi mereka terhadap program yang bertujuan meningkatkan kualitas hunian masyarakat.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Jumat (30/5/2026), awak media melihat penggunaan papan gypsum yang dilapisi triplek pada beberapa bagian bangunan. Selain itu, konstruksi bangunan juga menggunakan rangka besi hollow dan baja ringan, termasuk pada rumah yang memiliki loteng atau bangunan bertingkat.

Salah seorang pekerja yang ditemui di lokasi mengatakan bahwa material yang digunakan telah sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan dalam proyek. “Spesifikasinya memang seperti itu,” ujar pekerja tersebut singkat.

Sejumlah warga berharap kualitas bangunan yang dihasilkan benar-benar mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi penghuni dalam jangka panjang. Mereka juga berharap adanya transparansi terkait spesifikasi material yang digunakan dalam program tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa proses pengerjaan ditargetkan selesai pada pertengahan Juni 2026. Program bedah rumah tersebut disebut merupakan bagian dari bantuan yang bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT Astra serta dukungan program pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Program bedah rumah sendiri merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya bagi warga yang menempati rumah tidak layak huni.

Masyarakat yang ingin mengajukan bantuan serupa dapat mencari informasi melalui saluran resmi Kementerian PKP maupun dinas terkait di pemerintah daerah setempat sesuai dengan ketentuan dan persyaratan yang berlaku.

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait mengenai spesifikasi material yang digunakan dalam program tersebut. (Nanang/Jakarta)

Related posts
Tutup
Tutup