Media Dialog News

Raja dan Sultan, Pemimpin Adat, Tokoh Etnis-Suku, Tokoh Agama-Masyarakat Bersatu di Ternate: Deklarasi Kebangsaan untuk Indonesia Emas 2045

MEDIA DIALOG NEWS, Ternate — Di tengah gema Hari Sumpah Pemuda, Forum Keberagaman Nusantara (FKN) mengukir sejarah dengan menggelar Deklarasi Kebangsaan di Kedaton Kesultanan Ternate, Maluku Utara, Senin, 27 Oktober 2025. Momentum ini bukan sekadar seremoni, melainkan panggilan jiwa untuk memperteguh persatuan, mengokohkan toleransi, dan membangkitkan keberagaman sebagai denyut nadi identitas bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Deklarasi ini dipimpin oleh Wakil Presiden ke-13 Republik Indonesia sekaligus Ketua Dewan Pembina FKN, Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin, didampingi Ibu Hj. Wury Estu Handayani. Hadir pula Sultan Ternate, Sultan Hidayatullah Mudaffar Syah; Ketua Umum FKN, Tuanku Alamsyah Arif Ramansyah Marbun; perwakilan Gubernur Maluku Utara, Ibu Ir. Sri Hariyanti Hatari; Forkopimda Maluku Utara, serta para Sultan, Raja, tokoh adat, agama, masyarakat, dan pemuda dari seluruh Nusantara. Kehadiran mereka mencerminkan kebulatan tekad untuk menjaga keutuhan bangsa.

“Dari Ternate, mercusuar persaudaraan Nusantara, kita nyalakan api persatuan untuk menyatukan anak bangsa, dari Sabang hingga Merauke!” tegas Sultan Hidayatullah Mudaffar Syah dengan penuh kharisma.

FKN: Tonggak Keberagaman, Pilar Indonesia Emas

FKN, yang pertama kali diperkenalkan melalui soft launching di Medan pada 11 Mei 2024 dan diluncurkan secara nasional di Istana Wakil Presiden pada 25 Juli 2024, berakar dari Ikrar Merajut Keberagaman Nusantara di Medan, 19 Oktober 2023. Forum ini hadir dengan visi besar: Indonesia Maju, Indonesia Tangguh.

Melalui Deklarasi Kebangsaan yang diwarnai penampilan seni lintas budaya, dialog kebangsaan, dan komitmen bersama, FKN menegaskan misinya untuk menjaga warisan budaya, memperkuat harmoni sosial, dan mengukuhkan Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa. “Dengan semangat ‘Beragam, Bersatu, Berdaya untuk Indonesia Raya,’ FKN bukan hanya menjaga keberagaman, tetapi mengobarkan semangat persatuan yang tak tergoyahkan. Pancasila adalah lentera menuju Indonesia Emas,” ujar Tuanku Alamsyah Arif Ramansyah Marbun, Ketua Umum FKN.

Keberagaman sebagai Jembatan, Bukan Dinding Pemisah

Deklarasi ini mendapat dukungan penuh dari seluruh kesultanan di Indonesia, khususnya Kesultanan Ternate, serta Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Kehadiran para pemimpin adat dan tokoh bangsa menjadi bukti nyata bahwa keberagaman adalah jembatan emas menuju bangsa yang kokoh, bukan dinding pemisah.

Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin menegaskan, “Pengorbanan para pendiri bangsa adalah fondasi Indonesia. Menjaga keberagaman dan keutuhan bangsa adalah amanah suci. Bersama, kita wujudkan Indonesia sebagai mercusuar dunia!”

FKN mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menjadikan keberagaman sebagai sumber kekuatan tak terkalahkan. Dengan semangat persatuan, Indonesia diajak melangkah menuju masa depan yang damai, adil, dan sejahtera. Dari Ternate, Nusantara bersatu, Indonesia jaya! (Redaksi Bersama – PPWI)

Berita Terbaru

Video Terbaru

Placement tidak ditentukan.

Berita Lainnya

Tahun 2026 Diprediksi Jadi Fase Krusial Politik dan Hukum Indonesia

Tahun 2026 Diprediksi Jadi Fase Krusial Politik dan Hukum Indonesia

Oleh : Edi Prayitno   MEDIA DIALOG NEWS – Tahun 2026 dipandang sebagai fase krusial yang sarat dengan gejolak politik

Masyarakat Kecewa, Baru Sehari Ditetapkan sebagai Tersangka Judi Sabung Ayam PP Dibebaskan Polres Asahan

Masyarakat Kecewa, Baru Sehari Ditetapkan sebagai Tersangka Judi Sabung Ayam PP Dibebaskan Polres Asahan

MEDIA DIALOG NEWS, Asahan – Penangkapan para pelaku judi sabung ayam di Dusun III, Desa Punggulan, Kecamatan Air Joman, Kabupaten

GERIMIS PADA HATIKU

GERIMIS PADA HATIKU

Oleh: Halimah Landai kaki saat melangkah turun menjejak tanah ini Berlumut pada onggokan pasir dan batu Angin yang menyulir semilir

Evaluasi Kereta Tanpa Rel di IKN: Pelajaran Berharga Menuju Transportasi Ramah Lingkungan

Evaluasi Kereta Tanpa Rel di IKN: Pelajaran Berharga Menuju Transportasi Ramah Lingkungan

MEDIA DIALOG NEWS - Pemerintah Indonesia terus berupaya menghadirkan inovasi dalam sektor transportasi. Salah satu langkah signifikan adalah pengujian Autonomous

Tulisan Opini di Detik.com Dihapus tanpa Pembelaan, Wilson Lalengke: “Dewan Pers Mandul”

Tulisan Opini di Detik.com Dihapus tanpa Pembelaan, Wilson Lalengke: “Dewan Pers Mandul”

MEDIA DIALOG NEWS, Jakarta - Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, bersuara keras terkait kasus penghapusan

Haidar Alwi Institute Gelar Rakernas, Siapkan Penghargaan Konseptual untuk Tiga Pilar Negara

Haidar Alwi Institute Gelar Rakernas, Siapkan Penghargaan Konseptual untuk Tiga Pilar Negara

MEDIA DIALOG NEWS, Jakarta — Menjelang pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas), Haidar Alwi Institute menyiapkan agenda pemberian penghargaan konseptual kepada

Prabowo Hadiri Sidang Kabinet Paripurna di Istana Garuda, Menandai Persiapan Transisi Pemerintahan

Prabowo Hadiri Sidang Kabinet Paripurna di Istana Garuda, Menandai Persiapan Transisi Pemerintahan

MEDIA DIALOG NEWS, IKN - Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang juga merupakan presiden terpilih RI ke-8, menghadiri Sidang

Penuh Sukacita dan Kekeluargaan, Pembubaran Panitia Pelantikan PPWI Lampung Berlangsung di Tepi Laut Ketapang Bahari

Penuh Sukacita dan Kekeluargaan, Pembubaran Panitia Pelantikan PPWI Lampung Berlangsung di Tepi Laut Ketapang Bahari

MEDIA DIALOG NEWS, Pesawaran - Di bawah langit biru dan semilir angin pantai Ketapang Bahari, suasana haru dan sukacita menyelimuti

Rencana Kerja Pemerintah 2025: Peluang dan Tantangan IKN Menjadi Ibu Kota Politik Tahun 2028

Rencana Kerja Pemerintah 2025: Peluang dan Tantangan IKN Menjadi Ibu Kota Politik Tahun 2028

Oleh : Forum Bersama IKN   MEDIA DIALOG NEWS, Jakarta, 22 September 2025 - Pemerintah melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor

Komnas HAM: Negara Lakukan Penyalahgunaan Wewenang dalam Kasus Labora Sitorus

Komnas HAM: Negara Lakukan Penyalahgunaan Wewenang dalam Kasus Labora Sitorus

MEDIA DIALOG NEWS, Jakarta – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menegaskan bahwa aparat penegak hukum, yakni Polri (Penyidik),