MEDIA DIALOG NEWS, Jakarta – Dewan Pengurus Nasional Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) secara resmi mengumumkan pembukaan program internasional bergengsi bertajuk “Journalism Study Visit to Japan 2026”. Program peliputan dan studi jurnalistik luar negeri ini dijadwalkan berlangsung pada awal Desember 2026 mendatang di Jepang dengan kuota peserta yang sangat terbatas.
Program ini dirancang khusus bagi para pewarta, jurnalis warga, serta para penggiat dunia jurnalistik yang ingin merasakan langsung pengalaman jurnalistik berskala internasional di Negeri Sakura.
Melalui program ini, para peserta tidak hanya berkesempatan untuk mengeksplorasi ekosistem media modern Jepang yang canggih dan disiplin, tetapi juga dapat membangun jejaring (networking) internasional bersama praktisi media serta komunitas lokal di sana. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah yang tepat untuk mengasah keterampilan peliputan lapangan di luar negeri secara profesional.
Jadwal & Cara Pendaftaran
Bagi para insan pers dan masyarakat yang berminat mengambil bagian dalam kesempatan langka ini, pendaftaran resmi dibuka mulai sekarang hingga Jumat, 31 Juli 2026, pukul 18.00 WIB.
Untuk proses pendaftaran, calon peserta diwajibkan untuk:
-
Mengisi formulir pendaftaran resmi yang disediakan panitia.
-
Mengirimkan kembali formulir yang telah terisi kepada pihak penyelenggara sebelum batas waktu berakhir.
-
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan seputar pendaftaran, atau layanan konsultasi program, calon peserta dapat menghubungi pihak panitia melalui kontak WhatsApp di nomor 081371549165 (a.n. Shony).
Membangun Jaringan Internasional
Pihak PPWI menegaskan bahwa rincian mengenai syarat, ketentuan, serta teknis keberangkatan akan disampaikan secara transparan dan terarah kepada para peserta yang telah terdaftar secara resmi.
“Kesempatan ini sangat berharga bagi pewarta Indonesia untuk memperluas wawasan dan jaringan global,” tulis DPN PPWI dalam rilis pengumuman resminya.
Dengan adanya program ini, PPWI berharap jurnalis Indonesia dapat membawa pulang pengalaman berharga serta standar peliputan internasional yang dapat diterapkan dalam memajukan dunia pers di Tanah Air. (Redber – PPWI)













