Media Dialog News

Warga Royal Cattleya Resah, Delapan Hari Tanpa Air Bersih, Pengembang Dinilai Ingkar Akad

MEDIA DIALOG NEWS, Deli Serdang – Keresahan menyelimuti warga Perumahan Royal Cattleya, Desa Batu Rejo, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang. Sudah lebih dari delapan hari, ratusan penghuni perumahan tersebut terpaksa menjalani aktivitas sehari-hari tanpa pasokan air bersih akibat mesin air yang rusak dan tak kunjung berfungsi.

Air bersih, yang seharusnya menjadi fasilitas dasar dan hak penghuni perumahan, berubah menjadi persoalan serius. Warga harus berjibaku mencari alternatif, sementara kebutuhan rumah tangga, kebersihan, hingga ibadah terganggu.

Kepala perwakilan warga Perumahan Royal Cattleya, Khairuddin Tanjung, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan musyawarah dengan pengelola dan pengembang perumahan pada Selasa (13/1/2026). Dalam pertemuan tersebut, warga secara tegas meminta pengembang membangun sumur baru sebagai solusi jangka panjang demi menjamin ketersediaan air bersih yang layak dan berkelanjutan.

Namun, harapan warga tak sejalan dengan sikap pengembang. Pria yang akrab disapa Pak Udin Nareh itu mengungkapkan bahwa pengembang hanya bersedia memperbaiki mesin penghisap air yang rusak, tanpa adanya penggantian mesin atau pembangunan sumur baru.

“Mereka hanya mau memperbaiki mesin penghisap air. Padahal kami berharap ada penggantian mesin atau pembuatan sumur baru agar masalah ini tidak terus berulang. Yang lebih memberatkan, warga justru diminta ikut menanggung biaya perbaikan,” ujar Udin Nareh kepada wartawan, Rabu (14/1/2026).

Menurutnya, sikap tersebut sangat disayangkan karena bertentangan dengan akad awal pembelian rumah. Dalam perjanjian tersebut, seluruh fasilitas dasar, termasuk penyediaan air bersih, sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengembang, bukan dibebankan kepada penghuni.

Udin menjelaskan, biaya perbaikan mesin air diperkirakan mencapai Rp3,5 juta. Namun pengembang hanya bersedia menanggung Rp2 juta, sementara sisa biaya dibebankan kepada warga perumahan.

“Kami merasa ini tidak adil dan tidak sesuai dengan akad. Sudah delapan hari warga tidak mendapatkan air bersih, bukannya diberi solusi menyeluruh atau kompensasi, malah diminta patungan biaya perbaikan. Ini bentuk pengabaian terhadap hak dasar penghuni,” tegasnya.

Warga Perumahan Royal Cattleya pun menolak keputusan tersebut. Mereka mendesak pengembang untuk bertanggung jawab penuh, tidak sekadar tambal sulam perbaikan, melainkan menyediakan solusi permanen melalui pembangunan sumur baru guna menjamin ketersediaan air bersih.

“Jika pengembang tetap menghindar dari tanggung jawabnya dan mengabaikan akad yang telah disepakati, kami tidak akan tinggal diam. Persoalan ini akan kami bawa ke Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara,” pungkas Udin Nareh dengan nada tegas. (Youthma)

Berita Terbaru

Video Terbaru

Placement tidak ditentukan.

Berita Lainnya

Jembatan Pendek Desa Kandis Mengkhawatirkan: Pemerintah Diminta Segera Bertindak

Jembatan Pendek Desa Kandis Mengkhawatirkan: Pemerintah Diminta Segera Bertindak

MEDIA DIALOG NEWS, Oki Sumsel - Jembatan Pendek di Desa Kandis, Kecamatan Pampangan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, kini

Dinamika Artificial Intelligence (AI) dan Seniman

Dinamika Artificial Intelligence (AI) dan Seniman

Oleh: Rahmad Syambudi (Sekretaris DPC Federasi TNP Konfederasi Serikat Buruh Sejahera Indonesia Kabupaten Asahan) MEDIA DIALOG NEWS - Perkembangan teknologi

Komnas HAM: Negara Lakukan Penyalahgunaan Wewenang dalam Kasus Labora Sitorus

Komnas HAM: Negara Lakukan Penyalahgunaan Wewenang dalam Kasus Labora Sitorus

MEDIA DIALOG NEWS, Jakarta – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menegaskan bahwa aparat penegak hukum, yakni Polri (Penyidik),

Rokok Ilegal Merajalela di Kabupaten Sikka: Pelanggaran Terstruktur yang Diabaikan, Siapa Bertanggung Jawab?

Rokok Ilegal Merajalela di Kabupaten Sikka: Pelanggaran Terstruktur yang Diabaikan, Siapa Bertanggung Jawab?

MEDIA DIALOG NEWS, SIKKA, NTT - Fenomena peredaran rokok ilegal di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, kini memasuki fase yang

Warga Royal Cattleya Resah, Delapan Hari Tanpa Air Bersih, Pengembang Dinilai Ingkar Akad

Warga Royal Cattleya Resah, Delapan Hari Tanpa Air Bersih, Pengembang Dinilai Ingkar Akad

MEDIA DIALOG NEWS, Deli Serdang - Keresahan menyelimuti warga Perumahan Royal Cattleya, Desa Batu Rejo, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang.

Apel Operasi Patuh 2025 Digelar di Mapolda Jambi, Kapolda: Tertib Berlalu Lintas Adalah Cermin Budaya Bangsa

Apel Operasi Patuh 2025 Digelar di Mapolda Jambi, Kapolda: Tertib Berlalu Lintas Adalah Cermin Budaya Bangsa

MEDIA DIALOG NEWS, Jambi — Kepolisian Daerah (Polda) Jambi melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh 2025 di Lapangan Hitam Mapolda

PN Kisaran Gelar Sidang Lapangan Sengketa Lahan Eks HGU PT. BSP, 13 Warga Gugat Sahat Hamonangan

PN Kisaran Gelar Sidang Lapangan Sengketa Lahan Eks HGU PT. BSP, 13 Warga Gugat Sahat Hamonangan

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran — Pengadilan Negeri (PN) Kisaran menggelar sidang lapangan di kawasan Graha Kisaran, Kelurahan Sei Renggas, Kecamatan

Fithrat Irfan Rilis 95 Nama Senator DPD RI yang Diduga Terlibat Suap Pemilihan Pimpinan DPD dan Wakil Ketua MPR

Fithrat Irfan Rilis 95 Nama Senator DPD RI yang Diduga Terlibat Suap Pemilihan Pimpinan DPD dan Wakil Ketua MPR

MEDIA DIALOG NEWS, Jakarta – Aktivis muda sekaligus mantan staf ahli anggota DPD RI, Muhammad Fithrat Irfan, mengungkapkan dugaan praktik

Bedah APBD Asahan TA 2025 : Berapa Belanja Operasional dan Modal RSUD HAMS Kisaran diluar dari Pendapatan BLUD?

Bedah APBD Asahan TA 2025 : Berapa Belanja Operasional dan Modal RSUD HAMS Kisaran diluar dari Pendapatan BLUD?

Oleh : Edi Prayitno (Direktur PT.DIALOG ONLINE NEWS) MEDIA DIALOG NEWS – Sebelum laporan realisasi Fisik dan Keuangan Kegiatan Tahun

Kritik Pejabat: Pemimpin Harus Siap Dikritik atau Lebih Baik di Rumah Mengurus Peliharaan

Kritik Pejabat: Pemimpin Harus Siap Dikritik atau Lebih Baik di Rumah Mengurus Peliharaan

MEDIA DIALOG NEWS, Medan – Dalam masyarakat yang semakin kritis, menjadi seorang pejabat publik bukanlah tugas yang mudah. Selain bertanggung