Media Dialog News

DPD IMM Gorontalo Soroti Pemprov dan PT PGP: Rakyat Pohuwato di Ambang Kehancuran

MEDIA DIALOG NEWS, Gorontalo – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Provinsi Gorontalo melontarkan kritik keras terhadap Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten Pohuwato yang dinilai gagal berpihak kepada rakyat dalam polemik aktivitas pertambangan emas di wilayah Pohuwato.

Melalui Ketua Bidang Hikmah, Politik dan Kebijakan Publik, Syahril Razak, DPD IMM menyebut kebijakan pemerintah daerah justru memperlihatkan kecenderungan lebih menguntungkan investor ketimbang melindungi hak dan keselamatan masyarakat lokal. Sorotan tajam itu terutama diarahkan pada aktivitas PT PGP yang terafiliasi dengan proyek PT Pani Gold Project di Kabupaten Pohuwato.

DPD IMM bahkan menyatakan akan menyurati DPP IMM agar persoalan ini diteruskan hingga ke Presiden RI, Prabowo Subianto, sebagai bentuk keseriusan mengawal dugaan ketimpangan kebijakan dan kerusakan lingkungan yang terjadi.

  1. Kerusakan Lingkungan yang Kian Merajalela

DPD IMM menilai, ekspansi tambang emas di Pohuwato telah membawa dampak ekologis yang tidak bisa lagi dianggap sebagai isu biasa. Aktivitas pertambangan dalam skala besar disebut mempercepat degradasi lingkungan, mulai dari perubahan bentang alam, potensi pencemaran air, hingga ancaman terhadap keberlanjutan sumber penghidupan masyarakat sekitar.

“Lingkungan yang hari ini kita jaga dirusak oleh iklim investasi yang tidak sehat,” tegas Syahril.

Mahasiswa menilai pemerintah daerah seolah menutup mata terhadap dampak jangka panjang yang ditimbulkan. Padahal, dalam prinsip pembangunan berkelanjutan, investasi seharusnya berjalan selaras dengan perlindungan lingkungan dan kepastian hukum.

DPD IMM juga mengingatkan bahwa persoalan izin dan legalitas pertambangan bukan sekadar isu administratif. Mereka merujuk pada putusan Mahkamah Agung Nomor 328/K/Pdt/2017 yang pernah menyoroti persoalan prosedural dalam dokumen perizinan proyek tersebut. Bagi IMM, fakta ini memperkuat dugaan bahwa tata kelola pertambangan di Pohuwato masih menyisakan persoalan hukum yang belum sepenuhnya terang.

Jika kerusakan terus dibiarkan, IMM menilai Pohuwato hanya akan mewarisi krisis ekologis yang beban pemulihannya jauh lebih mahal daripada keuntungan ekonomi jangka pendek.

  1. Hak Rakyat yang Tak Kunjung Diselesaikan (Tali Asih)

Selain isu lingkungan, DPD IMM menegaskan bahwa hak-hak masyarakat, termasuk soal tali asih dan kompensasi, belum terselesaikan secara tuntas. Di tengah klaim pencapaian perusahaan dan agenda syukuran yang digelar beberapa waktu lalu, IMM menilai perayaan tersebut tidak etis.

“Bersuka cita di atas penderitaan rakyat adalah kemungkaran yang nyata,” tegas Syahril.

Bagi masyarakat penambang lokal, keberadaan investasi tambang besar justru menciptakan ketidakpastian. Mereka tidak ingin melawan hukum, namun menginginkan kepastian untuk melanjutkan hidup di tanah mereka sendiri. Ketika akses ekonomi tradisional terganggu dan kompensasi belum jelas realisasinya, maka konflik sosial menjadi risiko nyata.

IMM menilai, selama hak rakyat belum diselesaikan secara adil dan transparan, klaim investasi berdampak positif hanyalah retorika.

  1. Pemprov dan Pemda Dinilai Lebih Berpihak pada Investor

Sorotan paling keras diarahkan kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten Pohuwato. IMM menilai, sikap pemerintah yang mengamini agenda perusahaan menunjukkan keberpihakan yang keliru.

Menurut IMM, jika pemerintah daerah tidak memiliki kekuatan menghadapi investor atau justru telah tunduk, maka rakyat kehilangan harapan pada institusi yang seharusnya melindungi mereka.

DPD IMM bahkan menantang Kapolda Gorontalo untuk menegakkan hukum secara adil dan tidak tebang pilih terhadap dugaan pelanggaran lingkungan. Mereka menegaskan, penegakan hukum tidak boleh hanya menyasar masyarakat kecil, sementara dugaan pelanggaran korporasi dibiarkan tanpa proses yang transparan.

Langkah Perlawanan dan Jalur Konstitusional

Secara kelembagaan, DPD IMM Gorontalo memastikan akan menempuh dua jalur sekaligus: aksi demonstrasi di lapangan serta langkah administratif melalui surat resmi hingga tingkat pusat.

IMM menegaskan perjuangan ini bukan sekadar sikap politik, melainkan bentuk keberpihakan terhadap masyarakat Pohuwato yang mereka nilai tengah berada di ambang krisis ekologis dan sosial.

“Semua upaya akan kami tempuh berdasarkan fakta dan bukti yang ada. Kami berkomitmen mengawal perjuangan rakyat sampai titik darah penghabisan,” tutup Syahril.

Polemik tambang Pohuwato kini bukan lagi sekadar soal investasi, melainkan pertarungan antara kepentingan ekonomi dan keberlanjutan hidup masyarakat lokal. Publik menanti, apakah pemerintah benar-benar berdiri bersama rakyat, atau justru terus berada di barisan investor. (Red)

Berita Terbaru

Video Terbaru

Placement tidak ditentukan.

Berita Lainnya

Aktivitas PETI Terus Beroperasi, AMM Gelar Aksi di Polda Gorontalo Desak Kapolsek Popayato Barat Dicopot

Aktivitas PETI Terus Beroperasi, AMM Gelar Aksi di Polda Gorontalo Desak Kapolsek Popayato Barat Dicopot

MEDIA DIALOG NEWS, Popayato Barat - Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Popayato Barat, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, terus

Dinkes Kendal Dorong Pembentukan Perda Kawasan Tanpa Rokok

Dinkes Kendal Dorong Pembentukan Perda Kawasan Tanpa Rokok

MEDIA DIALOG NEWS, Kendal — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kendal mendorong pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) guna

Tiga Kali Tertunda, Sidang Tuntutan Kasus Sisik Trenggiling 1,1 Ton Pertanyakan Keseriusan Penegakan Hukum

Tiga Kali Tertunda, Sidang Tuntutan Kasus Sisik Trenggiling 1,1 Ton Pertanyakan Keseriusan Penegakan Hukum

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran - Sidang pembacaan tuntutan terhadap Amir Simatupang—terdakwa dalam kasus penjualan ilegal 1.180 kilogram sisik trenggiling—kembali ditunda

Diduga Pembangunan Coneblock Sekolah UPTD SDN 017106 Kisaran Naga Rp.191.400.000 Asal Jadi

Diduga Pembangunan Coneblock Sekolah UPTD SDN 017106 Kisaran Naga Rp.191.400.000 Asal Jadi

MEDIA DIALON NEWS, Kisaran – Pembangunan Coneblock Sekolah UPTD SDN 017106 Kisaran Naga berbiaya Rp.191.400.000 diduga asal jadi. Pendapat ini

Sidang Kasus Sisik Trenggiling di PN Kisaran Memasuki Babak Baru, Saksi Alfi Hariadi Siregar Ajukan Gugatan Prapid atas Penetapannya sebagai Tersangka

Sidang Kasus Sisik Trenggiling di PN Kisaran Memasuki Babak Baru, Saksi Alfi Hariadi Siregar Ajukan Gugatan Prapid atas Penetapannya sebagai Tersangka

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran – Selama ini publik tidak mengetahui bahwa saksi dari oknum polisi Bripka Alfi Hariadi Siregar (anggota

Polres Asahan Gelar Ekshumasi Jenazah Pandu Brata Syahputra, Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Polisi

Polres Asahan Gelar Ekshumasi Jenazah Pandu Brata Syahputra, Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Polisi

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran - Polres Asahan menggelar ekshumasi jenazah almarhum Pandu Brata Syahputra Siregar (18), siswa kelas XII SMA

Pengamat Media Muhammad Raihan Pramudya, S.H. Berikan “Tausiah” Keterbukaan Informasi Publik

Pengamat Media Muhammad Raihan Pramudya, S.H. Berikan “Tausiah” Keterbukaan Informasi Publik

MEDIA DIALOG NEWS, Jakarta – Pengamat Media alumni Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro Semarang mengkritisi maraknya persoalan keterbukaan informasi dan kendalanya

Mengurai Benang Kusut Eks Pasar Kisaran

Mengurai Benang Kusut Eks Pasar Kisaran

MEDIA DIALOG NEWS – Mencuatnya kasus ini ketika pada awal Tahun 2024 terdapat Spanduk Kecil berisi pengumuman “DIJUAL Tanah dan

Calon Wakil Gubernur Aceh Meninggal Dunia di Jakarta

Calon Wakil Gubernur Aceh Meninggal Dunia di Jakarta

MEDIA DIALOG NEWS, Banda Aceh - Innalillahiwainnailaihirajiun, Salah satu Calon waakil Gubernur Aceh yang juga dikenal sebagai seorang ulama kharismatik

Kebakaran Sumur Minyak Tradisional di Bayung Lencir, Lima Warga Alami Luka Bakar

Kebakaran Sumur Minyak Tradisional di Bayung Lencir, Lima Warga Alami Luka Bakar

MEDIA DIALOG NEWS, Bayung Lencir – Sebuah insiden kebakaran hebat terjadi di salah satu sumur minyak tradisional yang terletak di