Dari Meja Redaksi ke Rak Buku, Edi Prayitno Terbitkan “Ketika Sistem Kalah Oleh Manusia”

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran — Setelah puluhan tahun berkecimpung di dunia jurnalistik dan menyaksikan langsung bagaimana sistem kerap menindas manusia, Pemimpin Redaksi Media Dialog News, Edi Prayitno, menuangkan kegelisahannya ke dalam sebuah karya buku. Buku berjudul “Ketika Sistem Kalah Oleh Manusia” saat ini sedang dalam proses penerbitan dan dalam waktu dekat akan segera beredar di tengah masyarakat.

Buku ini bukan sekadar kumpulan teori manajemen. Ini adalah catatan reflektif mengenai manusia, sistem, kekuasaan, dan dunia kerja yang ditulis berdasarkan pengalaman nyata di lapangan—mulai dari ruang redaksi, ruang rapat perusahaan, hingga kisah para pekerja yang haknya terabaikan.

Untuk Siapa Sebenarnya Sebuah Sistem Diciptakan?

Itulah pertanyaan besar yang menjadi pembuka buku ini. Sebuah organisasi dibangun dengan aturan, dan sebuah perusahaan dibangun dengan sistem. Namun pada akhirnya, semua kembali kepada manusia yang menjalankannya.

Ketika aturan menjadi kaku, jabatan berubah menjadi kekuasaan, dan manusia kehilangan ruang untuk kemanusiaannya, di situlah persoalan sesungguhnya bermula.

“Buku ini mengajak pembaca melihat dunia kerja dari sisi yang jarang dibicarakan secara terbuka,” tulis Edi Prayitno dalam pengantarnya.

Secara garis besar, buku ini membedah empat persoalan utama yang selama ini menjadi kegelisahan banyak pekerja dan pemimpin:

  1. Manusia di dalam sistem
  2. Kekuasaan, manajemen, dan sistem
  3. Konflik, keadilan, dan hubungan kerja
  4. Manusia dan masa depan dunia kerja

Bukan Sekadar Kritik

Edi Prayitno menegaskan bahwa buku ini bukan sekadar wadah kritik, melainkan ajakan untuk berpikir jernih, bersikap adil, dan membangun sistem yang bekerja untuk manusia—bukan sebaliknya.

Dalam salah satu kutipan paling kuat di sampul belakang buku, ia menuliskan:

“Ketika manusia mulai mengalahkan sistem, persoalannya bukan lagi siapa yang benar atau siapa yang salah, melainkan apakah sistem masih bekerja untuk manusia, atau manusia telah menjadi tawanan dari sistem yang diciptakannya sendiri?”

“Sistem yang baik seharusnya membantu manusia menjadi lebih baik, bukan menjadikan manusia kehilangan kemanusiaannya.”

Dari Berita Menjadi Buku

Bagi Edi Prayitno, buku ini merupakan kelanjutan alami dari rekam jejak jurnalistiknya. Jika selama ini ia menyuarakan keadilan lewat pemberitaan mengenai larangan PHK sepihak dan perlindungan hak-hak pekerja, kini ia menyuarakannya melalui media literasi yang lebih mendalam dan abadi.

“Buku ini saya tulis untuk pekerja yang pernah merasa dikalahkan sistem, untuk pemimpin yang ingin memimpin dengan hati, dan untuk siapa saja yang percaya bahwa sistem diciptakan untuk melayani manusia, bukan memperbudak manusia,” ujar Edi Prayitno.

Buku “Ketika Sistem Kalah Oleh Manusia” diterbitkan oleh Media Dialog News. Jadwal peluncuran resmi beserta informasi pemesanan akan segera diumumkan dalam waktu dekat. (Redaksi)

Related posts