MEDIA DIALOG NEWS, Jambi — Kementerian Hukum Republik Indonesia melalui Kantor Wilayah Jamb menerima audiensi dari Bank Syariah Indonesia (BSI) Jambi, Kamis (23/04/2026), guna memperkuat sinergi antara sektor hukum dan perbankan dalam mendukung dunia usaha.
Audiensi yang berlangsung di ruang kerja Kepala Kantor Wilayah tersebut dihadiri langsung oleh Kakanwil Jonson Siagian, didampingi Kepala Divisi Pelayanan Hukum Diana Yuli Astuti, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Ermasdon, serta Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Amat Djoemadi.
Dalam suasana hangat dan konstruktif, kedua pihak membahas peluang kerja sama strategis, khususnya terkait layanan hukum di sektor perbankan dan dunia usaha. Fokus pembahasan mencakup peningkatan pemahaman perlindungan kekayaan intelektual, legalitas usaha, serta pemanfaatan layanan administrasi hukum bagi nasabah dan pelaku usaha binaan BSI.
Kakanwil Kementerian Hukum Jambi, Jonson Siagian, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kepastian hukum.
“Kami memandang sinergi dengan sektor perbankan, khususnya BSI, sebagai langkah strategis dalam memperluas akses layanan hukum kepada masyarakat dan pelaku usaha. Dengan landasan hukum yang kuat, aktivitas usaha dapat berkembang secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, pihak BSI Jambi menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan serta harapan terhadap kolaborasi yang terjalin.
“Kerja sama ini menjadi peluang penting untuk memberikan edukasi dan pendampingan kepada nasabah, terutama dalam aspek legalitas usaha dan perlindungan kekayaan intelektual, sehingga usaha semakin berdaya saing,” ungkap perwakilan BSI.
Melalui audiensi ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang solid antara Kanwil Kementerian Hukum Jambi dan BSI Jambi dalam menghadirkan layanan terintegrasi, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi. (Joy)

