Media Dialog News

Aksi Unjuk Rasa Masyarakat Adat Rumpun Bokko Pento Tolak Aktivitas Tambang PT. BDW di Tetenona–Sampala

MEDIA DIALOG NEWS, Morowali – Masyarakat Adat Rumpun Keluarga Bokko Pento (RKBP) menggelar aksi unjuk rasa pada Selasa (21/4/2026), menuntut penghentian seluruh aktivitas pertambangan oleh PT. Bintangdelapan Wahana (BDW) dan PT. Bintangdelapan Mineral (BDM) yang berada di bawah naungan Bintangdelapan Group di wilayah Tetenona–Sampala, Kabupaten Morowali.

Aksi tersebut dipimpin langsung oleh Koordinator Lapangan, Supriadi, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum RKBP. Ia menegaskan bahwa lembaga adat RKBP telah memiliki legalitas formal berupa SK AHU dari Kementerian Hukum RI serta terdaftar di Kesbangpol Morowali.

Dalam orasinya, Supriadi menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap manajemen PT. BDM yang dinilai tidak kooperatif. Sebelumnya, pihak RKBP telah melayangkan surat permohonan audiensi tertanggal 4 April 2026 dengan tenggat waktu 14 hari, namun hingga 18 April 2026 tidak mendapat tanggapan.

“Kami sangat kecewa. Permohonan audiensi yang kami ajukan tidak direspons. Padahal, sebagai pemegang IUP Operasi Produksi di wilayah hak ulayat kami, seharusnya perusahaan mengedepankan musyawarah, bukan bersikap tertutup dan tidak kooperatif,” tegas Supriadi.

RKBP juga menduga adanya indikasi ketidakterbukaan antara pihak perusahaan dengan oknum aparatur desa di wilayah konsesi tambang. Dugaan ini mencuat setelah pihak keamanan di lokasi menyampaikan bahwa belum ada arahan dari pimpinan perusahaan terkait surat yang dilayangkan RKBP. Sementara itu, pihak humas PT. BDM yang diwakili oleh Alif dinilai tidak menjalankan fungsinya dalam menjembatani komunikasi dengan masyarakat adat.

Secara historis, klaim hak ulayat RKBP diperkuat oleh keterangan keturunan Raja Bungku ke-12 dan ke-13, serta bukti fisik berupa kuburan tua, bekas persawahan, pohon damar, bambu, dan sisa pondasi bangunan di kawasan Tetenona dan Sampala.

Ketua Majelis Adat Tobungku Kecamatan Bumi Raya, Hase Abdul Rahim, turut menegaskan bahwa wilayah tersebut telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat adat Bokko Pento.

“Sejak tahun 1932, wilayah Tetenona–Sampala telah dihuni oleh Rumpun Bokko Pento yang dipimpin oleh tokoh adat Bokko Pento. Mereka adalah masyarakat asli yang mengelola wilayah tersebut secara turun-temurun. Namun, pada tahun 1965, akibat pergolakan DI/TII, mereka terpaksa meninggalkan wilayah tersebut,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa keturunan Bokko Pento kini tersebar di beberapa wilayah seperti Bungku Pesisir, Luwu Timur, Kolaka Utara dan Palopo.

Sebagai penutup, Supriadi berharap pihak perusahaan dapat bersikap terbuka dan menghormati hak-hak masyarakat adat.

“Kami meminta transparansi dan itikad baik dari perusahaan. Hak-hak masyarakat adat harus diberikan secara adil. Kami juga mendesak evaluasi terhadap oknum perusahaan yang diduga menghambat penyelesaian persoalan ini,” tutupnya. (Pewarta: Fadly PPWI)

Berita Terbaru

Video Terbaru

Placement tidak ditentukan.

Berita Lainnya

Wagub Jambi Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 20: Haji Bukan Hanya Ibadah, Tapi Teladan Sosial

Wagub Jambi Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 20: Haji Bukan Hanya Ibadah, Tapi Teladan Sosial

MEDIA DIALOG NEWS, Jambi – Pemerintah Provinsi Jambi kembali menyambut kepulangan jemaah haji dengan penuh kehangatan dan rasa syukur. Wakil

Bangga..! RSUD HAMS Asahan Kini Miliki Ruangan PICU dan NICU

Bangga..! RSUD HAMS Asahan Kini Miliki Ruangan PICU dan NICU

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran - Rumah Sakit Umum Daerah H. Abdul Manan Simatupang (RSUD HAMS) Kabupaten Asahan, di bawah pengelolaan

Warga Asahan Diduga Jadi Korban Penculikan dan Penganiayaan di Lahan Perkebunan   

Warga Asahan Diduga Jadi Korban Penculikan dan Penganiayaan di Lahan Perkebunan  

MEDIA DIALOG NEWS, Asahan – Seorang warga Asahan, Muhammad Ilham Syahputra, mengaku menjadi korban penculikan dan penganiayaan oleh sejumlah oknum

Program Korpri Peduli Hadirkan Akses Air Bersih Untuk Warga Bantul

Program Korpri Peduli Hadirkan Akses Air Bersih Untuk Warga Bantul

MEDIA DIALOG NEWS, Yogyakarta - Humas BKN, Dewan Pengurus Korpri Nasional melalui Program Korpri Peduli menyalurkan bantuan pembangunan sumur bersih

PERMASI Dukung Kejaksaan Negeri Kisaran Segera Tangkap Komisioner KPUD Asahan

PERMASI Dukung Kejaksaan Negeri Kisaran Segera Tangkap Komisioner KPUD Asahan

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran – Perhimpunan Mahasiswa Asahan Seluruh Indonesia (PERMASI) mengadakan aksi unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Negeri Kisaran,

Kejati Sumut Bongkar Korupsi Kredit KPR di Bank Sumut Cabang Melati

Kejati Sumut Bongkar Korupsi Kredit KPR di Bank Sumut Cabang Melati

MEDIA DIALOG NEWS, Medan — Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) berhasil mengungkap kasus dugaan

Unjuk Rasa ke Mapolres, PMII dan HMI Asahan Tuding Polres Asahan Backup Bos TPPO

Unjuk Rasa ke Mapolres, PMII dan HMI Asahan Tuding Polres Asahan Backup Bos TPPO

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran - Puluhan mahasiswa dari PMII dan HMI Asahan berunjuk rasa di depan Mapolres Asahan Senin 16/12

Menu Mentah Program MBG di SMAN 1 Cigemblong Tuai Kritik, Warga Tuntut Evaluasi

Menu Mentah Program MBG di SMAN 1 Cigemblong Tuai Kritik, Warga Tuntut Evaluasi

MEDIA DIALOG NEWS, Lebak – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 1 Cigemblong, Kabupaten Lebak, Banten kembali menjadi sorotan

Tragedi Ojol dan Gelombang Protes Nasional: Indonesia di Persimpangan Reformasi

Tragedi Ojol dan Gelombang Protes Nasional: Indonesia di Persimpangan Reformasi

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran — Gelombang demonstrasi besar-besaran melanda Indonesia sejak akhir Agustus 2025, dipicu oleh kematian tragis Affan Kurniawan,

UNA Tambah Dua Program Magister, Mantapkan Langkah Jadi Pusat Unggulan Pendidikan Daerah

UNA Tambah Dua Program Magister, Mantapkan Langkah Jadi Pusat Unggulan Pendidikan Daerah

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran — Universitas Asahan (UNA) tidak sekadar mewisuda 534 mahasiswa dari lima fakultas pada Sabtu (21/6/2025), tetapi