Asbul Waton Babak Belur Dikeroyok, Laporan 9 Bulan Tak Ditindaklanjuti Polres Asahan

Korban Pengroyokan Asbul Waton Nasution (44)

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran – Laporan kasus pengeroyokan yang dialami Asbul Waton Nasution (44), warga Jalan Sisingamangaraja Gang Kurnia Kisaran, hingga kini diduga stagnan di Polres Asahan. Sembilan bulan sejak dilaporkan, para pelaku belum juga ditangkap oleh Satuan Reskrim Polres Asahan.

Kasus tersebut dilaporkan dengan Nomor LP/B//738/2025/SPKT/Polres Asahan Polda Sumut pada 23 September 2025. Namun, hingga 22 Mei 2026, korban menyebut belum ada kepastian hukum.

“Sudah sembilan bulan lamanya laporan saya mengendap di Polres Asahan. Semua pelaku masih bebas berkeliaran, sehingga membuat saya dan keluarga ketakutan akan terulang kembali aksi mereka,” ujar Asbul Waton kepada wartawan, Jumat (22/5/2026) di Mesjid Kisaran.

Kronologi Kejadian

Peristiwa pengeroyokan terjadi pada Senin (22/9/2025) sekitar pukul 18.30 WIB, saat Asbul hendak melaksanakan salat magrib. Anak korban, Muhammad Alviansyah Nasution (9), berkelahi dengan pelaku Andika (13) yang memiting dan mencekiknya.

Melihat anaknya pulang menangis, istri korban, Novita Pane, keluar mencari tahu penyebabnya. Saat itu terjadi adu mulut dengan Andika dan keluarganya. Asbul yang menyusul kemudian menegur pelaku, namun justru diserang oleh keluarga Andika.

Pelaku pengeroyokan disebut melibatkan orang tua Andika, Lela Sakinah Hasibuan, kakeknya Ramly Hasibuan, pamannya Teguh Hasibuan, serta Hasan. Mereka memukuli Asbul di depan anak dan istrinya.

Akibat pengeroyokan, korban mengalami luka di wajah, kepala, tangan, dan badan. Ia kemudian menjalani visum di rumah sakit dan melaporkan kejadian ke Polres Asahan.

“Anak dan istri saya trauma dan ketakutan kalau melihat para pelaku. Namun, sampai sekarang laporan saya belum ditindaklanjuti,” tegas Asbul.

Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Imanuel Simamora SH, saat dikonfirmasi Jumat (22/5/2026) pukul 15.47 WIB melalui WhatsApp, tidak memberikan jawaban.

Sementara itu, Kapolres Asahan, AKBP Revi Nurvelani SIK, saat dikonfirmasi wartawan melalui WhatsApp, menyatakan akan mengecek laporan tersebut. “Terima kasih infonya. Akan kami cek, Pak,” tulis Kapolres singkat. (Hen – Red)

Related posts
Tutup
Tutup