Media Dialog News

Seratusan WNI Asal Asahan Terjebak di Konflik Bersenjata Thailand–Kamboja

MEDIA DIALOG NEWS, Kamboja – Konflik bersenjata antara Thailand dan Kamboja semakin menyita perhatian dunia. Upaya mediasi yang dilakukan sejumlah negara sahabat hingga kini belum berhasil membawa kedua pihak pada solusi damai. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran mendalam, terutama bagi warga sipil yang terjebak di tengah ketegangan.

Menurut informasi yang diperoleh Media Dialog News, Kamboja—yang saat ini menjadi pusat operasi sejumlah perusahaan yang mempekerjakan Warga Negara Indonesia (WNI) atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural—terus mendapat serangan udara dari Thailand menggunakan senjata berat. Serangan tersebut tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga rasa takut berkepanjangan bagi para pekerja migran yang jauh dari tanah air.

Sedikitnya enam hingga tujuh kali ledakan terdengar setiap hari di sekitar kawasan apartemen yang dihuni para WNI. Ledakan tersebut diduga berasal dari roket atau proyektil yang ditembakkan dari udara. “Enam sampai tujuh kali suara ledakan terdengar dekat apartemen kami,” ungkap X, WNI asal Asahan yang enggan disebutkan namanya, saat dikonfirmasi Media Dialog News pada Rabu (24/12) malam. “Roket atau apalah, suaranya nyaring sekali,” lanjutnya dengan nada cemas.

Terpisah, sumber lain menyebutkan bahwa saat ini terdapat sekitar seratusan WNI asal Asahan yang berada di Kamboja. “Banyak, Pak. Dari Asahan ada seratusan kayaknya. Banyak pokoknya,” ujar L melalui sambungan telepon WhatsApp di hari yang sama.

Hingga berita ini diturunkan pada Jumat (26/12) malam, beberapa WNI asal Asahan yang diketahui berada di Kamboja tidak dapat dihubungi. Pesan WhatsApp yang dikirim hanya berstatus centang satu, menambah kekhawatiran keluarga di kampung halaman yang menanti kabar.

Situasi ini menyoroti rapuhnya perlindungan bagi pekerja migran di kawasan konflik. Ketidakpastian nasib mereka menjadi ujian bagi diplomasi Indonesia dalam memastikan keselamatan warganya. Di tengah dentuman senjata dan ancaman yang terus menghantui, para WNI hanya bisa berharap ada langkah cepat dari pemerintah untuk mengevakuasi mereka keluar dari zona berbahaya.(Rahmad)

 

Berita Terbaru

Video Terbaru

Placement tidak ditentukan.

Berita Lainnya

Lima ASN Lapas Kelas IIA Jambi Terima Kenaikan Pangkat, Kalapas: Tanggung Jawab Semakin Besar

Lima ASN Lapas Kelas IIA Jambi Terima Kenaikan Pangkat, Kalapas: Tanggung Jawab Semakin Besar

MEDIA DIALOG NEWS, Jambi - Lima orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jambi

Editorial: Menolak Budaya Anti-Kritik, Menegakkan Hak Konstitusional Warga

Editorial: Menolak Budaya Anti-Kritik, Menegakkan Hak Konstitusional Warga

MEDIA DIALOG NEWS - Kebebasan berpendapat dan keterbukaan informasi adalah fondasi demokrasi yang dijamin UUD 1945 dan dipertegas oleh Undang-Undang

“Mari Bung Rebut Kembali”: Efi Irwansyah Pane, Ketua Golkar dan DPRD Kabupaten Asahan yang Tidak Instan

“Mari Bung Rebut Kembali”: Efi Irwansyah Pane, Ketua Golkar dan DPRD Kabupaten Asahan yang Tidak Instan

MEDIA DIALOG NEWS - Di ruang kerja yang tak pernah benar-benar sepi—penuh berkas rapat, notulensi, Berita Acara, dan jejak perdebatan

Meriahkan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-80, Korem Wijayakusuma Gelar Pameran Alutsista TNI

Meriahkan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-80, Korem Wijayakusuma Gelar Pameran Alutsista TNI

MEDIA DIALOG NEWS, Banyumas - Pameran Alutsista (Alat Utama Sistem Senjata) TNI yang diselenggarakan oleh Korem 071/Wijayakusuma  bertujuan untuk memperkenalkan

Pemerintah Asahan Akan Bongkar Bangunan Tembok Sekolah Maitreyawira Kisaran: Dinilai Ganggu Kelancaran Umum

Pemerintah Asahan Akan Bongkar Bangunan Tembok Sekolah Maitreyawira Kisaran: Dinilai Ganggu Kelancaran Umum

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran — Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) bersama Satuan Polisi Pamong

UNA Tambah Dua Program Magister, Mantapkan Langkah Jadi Pusat Unggulan Pendidikan Daerah

UNA Tambah Dua Program Magister, Mantapkan Langkah Jadi Pusat Unggulan Pendidikan Daerah

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran — Universitas Asahan (UNA) tidak sekadar mewisuda 534 mahasiswa dari lima fakultas pada Sabtu (21/6/2025), tetapi

Gubernur Sumut Dukung Gerakan Nasional Penanaman Pohon: JPKP Mantapkan Sinergi Bela Negara dan Pemulihan Lahan Kritis

Gubernur Sumut Dukung Gerakan Nasional Penanaman Pohon: JPKP Mantapkan Sinergi Bela Negara dan Pemulihan Lahan Kritis

MEDIA DIALOG NEWS, Medan — Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menyatakan dukungan penuh terhadap program penanaman pohon yang

Catatan Politik dan Kebudayaan : “Buruk Muka Cermin Dipecah”

Catatan Politik dan Kebudayaan : “Buruk Muka Cermin Dipecah”

Oleh : Pak Sanif MEDIA DIALOG NEWS - Satu pelajaran yang dapat dipetik dari makna pepatah “buruk muka cermin dipecah”

GEMA Labura Minta Kejatisu Panggil dan Periksa Kadis Pendidikan

GEMA Labura Minta Kejatisu Panggil dan Periksa Kadis Pendidikan

MEDIA DIALOG NEWS, Medan - Gerakan Mahasiswa Labuhanbatu Utara (Gema Labura) melaporkan Kepala Dinas Pendidikan Labuhanbatu Utara ke Kejaksaan Tinggi

Kawan PMI Ajak Disnaker Asahan Perangi TPPO dan Pekerja Ilegal ke Luar Negeri

Kawan PMI Ajak Disnaker Asahan Perangi TPPO dan Pekerja Ilegal ke Luar Negeri

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran - Kawan Pekerja Migran Indonesi (PMI) Kabupaten Asahan yang di Ketuai Rahmad Hidayat dan sekretaris Ahmad