MEDIA DIALOG NEWS, Morowali – Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Perdana Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) di Kota Bungku, Kabupaten Morowali, yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 10 Januari 2026, mendapat apresiasi luas dari berbagai elemen masyarakat. Dukungan tersebut datang dari Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Aliansi Masyarakat Hukum Adat Luwu (AMHAL), serta Lembaga Adat Rumpun Bokko Pento (8/1/2026).
Ketiga lembaga ini menilai Musda Perdana KKLR bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum strategis untuk mempererat persatuan warga Luwu Raya di tanah rantau sekaligus memperkuat kontribusi sosial di tengah masyarakat Morowali yang multikultural. Apresiasi juga diberikan terhadap dinamika demokrasi dalam Musda, termasuk kehadiran tiga kandidat calon ketua yang dinilai memiliki kapasitas dan rekam jejak masing-masing.
Sekretaris Umum AMHAL, Pery Padly B Ambudali, menegaskan bahwa Musda KKLR memiliki nilai penting bagi konsolidasi masyarakat adat dan paguyuban Luwu Raya. Ia menyatakan AMHAL mendukung penuh proses Musda yang demokratis serta seluruh kandidat yang maju.
“AMHAL memberikan dukungan penuh atas pelaksanaan Musda Perdana KKLR di Bungku. Kami juga menghormati dan mendukung seluruh kandidat yang maju, karena itu menunjukkan kedewasaan berorganisasi dan semangat membangun KKLR yang solid serta berkontribusi positif bagi Morowali,” ujar Pery Padly.
Sikap serupa disampaikan Ketua Umum Lembaga Adat Rumpun Bokko Pento, Supriadi. Menurutnya, Musda KKLR sejalan dengan semangat pelestarian nilai adat dan budaya Luwu Raya, sekaligus menjadi ruang yang sehat untuk melahirkan kepemimpinan terbaik.
“Kami mengapresiasi Musda KKLR dan mendukung penuh seluruh calon ketua yang maju. Perbedaan pilihan adalah hal wajar, namun yang terpenting adalah menjaga persatuan, marwah adat, dan kebersamaan rumpun Luwu Raya di perantauan,” kata Supriadi.
Dukungan juga datang dari kalangan jurnalis. Muh. Ukub, jurnalis PPWI, menilai Musda Perdana KKLR merupakan peristiwa penting yang patut dikawal secara positif oleh insan pers. PPWI, kata dia, mendukung proses Musda yang demokratis serta memberi ruang yang adil bagi seluruh kandidat.
“PPWI mendukung penuh Musda KKLR di Bungku dan seluruh kandidat yang maju. Ini adalah cerminan kedewasaan berorganisasi dan upaya membangun soliditas warga Luwu Raya di Morowali. Siapa pun yang terpilih nantinya, harus kita dukung bersama,” ungkap Muh. Ukub.
Sebagaimana diketahui, panitia Musda KKLR Morowali telah menetapkan tiga kandidat calon Ketua KKLR periode 2026–2031, yakni Ir. Thamrin Syfa, H. Mardin, dan Firdaus Sunardin. Ketiganya dikenal sebagai figur pengusaha yang memiliki pengaruh serta pengalaman di tengah masyarakat.
Ketua Panitia Musda KKLR Morowali, Ridwan, memastikan seluruh tahapan Musda akan dilaksanakan secara profesional dan demokratis. Ia berharap dukungan dari berbagai elemen masyarakat dapat menjaga suasana Musda tetap kondusif.
“Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis Musda akan berjalan lancar, demokratis, dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa KKLR semakin solid serta berkontribusi nyata bagi masyarakat Morowali,” pungkas Ridwan. (Pewarta: Fadly)

