Media Dialog News

Jaksa Tuntut 9 Tahun Penjara Oknum Polisi dalam Kasus Perdagangan Sisik Trenggiling

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran — Sidang perkara perdagangan ilegal sisik trenggiling dengan terdakwa Alfi Hariadi Siregar bin Alm Ahmad Siregar, seorang oknum polisi berpangkat Bripka, memasuki babak penting. Jaksa Penuntut Umum (JPU) akhirnya membacakan tuntutan pidana terhadap terdakwa di ruang sidang Cakra, Pengadilan Negeri Kisaran, Selasa 25 November 2025.

Dalam uraian tuntutannya, JPU menegaskan bahwa unsur demi unsur dakwaan telah terpenuhi. Terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana menyimpan, memiliki, mengangkut, dan memperdagangkan bagian satwa dilindungi. Perbuatan tersebut melanggar Pasal 40A ayat (1) huruf f Jo. Pasal 21 ayat (2) huruf c Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, serta Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Jaksa menuntut agar majelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama sembilan tahun, dikurangi masa tahanan sementara, serta denda sebesar Rp500 juta subsidair enam bulan penjara. Selain itu, JPU meminta agar sejumlah barang bukti dirampas untuk dimusnahkan atau disita untuk negara.

Barang bukti tersebut antara lain enam belas karung plastik besar dan lima karung plastik kecil berisi sisik trenggiling dengan berat bruto 858,3 kilogram, sembilan kotak kardus rokok berwarna coklat berisi sisik trenggiling, tiga unit telepon genggam masing-masing merek Oppo A37F, Oppo A15, dan Vivo V23e, satu unit mobil Daihatsu Sigra warna silver dengan nomor polisi B 1179 COV beserta kuncinya, serta hasil forensik digital berupa flashdisk berisi percakapan dan dokumentasi dari telepon genggam milik para terdakwa lain.

Dalam pertimbangannya, JPU menyebut sejumlah hal yang memberatkan terdakwa, di antaranya perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pelestarian sumber daya alam hayati dan ekosistemnya, mengancam kelestarian satwa dilindungi dan merusak keseimbangan ekosistem, melanggar prinsip kesejahteraan hewan serta etika ekologis nasional dan internasional, dilakukan dengan kesadaran penuh demi keuntungan pasar gelap, serta fakta bahwa terdakwa adalah anggota Polri yang seharusnya menjadi teladan hukum. Sementara hal yang meringankan adalah terdakwa belum pernah dihukum.

Kasus ini menjadi sorotan luas karena melibatkan aparat penegak hukum dalam kejahatan satwa liar. Sisik trenggiling merupakan komoditas bernilai tinggi di pasar gelap internasional, dan perburuan satwa ini telah lama mengancam kelestarian trenggiling di Indonesia.

Sidang tuntutan terhadap Alfi Hariadi Siregar dianggap sebagai ujian serius bagi komitmen negara dalam menegakkan hukum konservasi. Hukuman berat yang dituntut Jaksa diharapkan menjadi peringatan keras bagi siapa pun yang mencoba memperdagangkan satwa dilindungi.

Dengan uraian tersebut, JPU menegaskan terdakwa terbukti bersalah dan menuntut hukuman berat sesuai kesalahannya. Sidang ini menjadi momentum penting dalam penegakan hukum konservasi, sekaligus pengingat bahwa kejahatan terhadap satwa liar adalah kejahatan terhadap masa depan ekosistem bangsa. (Red)

Berita Terbaru

Video Terbaru

Placement tidak ditentukan.

Berita Lainnya

Mobil Baru yang Menggoda di IIMS 2025 JIExpo Jakarta

Mobil Baru yang Menggoda di IIMS 2025 JIExpo Jakarta

MEDIA DIALOG NEWS, Jakarta - Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat

Tokoh Aktivis Muda Nasional Asal Sulteng Resmi Jabat Komisaris Independen di Holding PT. Pelindo

Tokoh Aktivis Muda Nasional Asal Sulteng Resmi Jabat Komisaris Independen di Holding PT. Pelindo

MEDIA DIALOG NEWS, Jakarta - Gerbong kepemimpinan di anak usaha PT Pelindo (Persero) kembali mengalami penyegaran. Aktivis muda nasional asal

Batik Lintas 5, Wujud Kemandirian Warga Binaan Lapas Cipinang di Hari Batik Nasional

Batik Lintas 5, Wujud Kemandirian Warga Binaan Lapas Cipinang di Hari Batik Nasional

MEDIA DIALOG NEWS, Jakarta – Peringatan Hari Batik Nasional pada 2 Oktober menjadi momentum bagi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I

Warga Gang Setia Nyaris Segel Kantor Bupati Asahan, Protes Penutupan Jalan Wakaf oleh Yayasan

Warga Gang Setia Nyaris Segel Kantor Bupati Asahan, Protes Penutupan Jalan Wakaf oleh Yayasan

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran — Puluhan warga Jalan Gang Setia, Kelurahan Tebing Kisaran, Kecamatan Kota Kisaran Barat, mendatangi Kantor Bupati

Gensatalk Aceh: Mengukir Prestasi di Festival Film Pelajar Jogja XV

Gensatalk Aceh: Mengukir Prestasi di Festival Film Pelajar Jogja XV

MEDIA DIALOG NEWS, Banda Aceh - Komunitas Film Pelajar Gensatalk dari Banda Aceh telah mencatatkan prestasi membanggakan dengan lolos nominasi

Petani dari Lima Kabupaten Gelar Aksi “Rembuk Tani” di Jambi, Tuntut Evaluasi Satgas PKH dan Reforma Agraria Sejati

Petani dari Lima Kabupaten Gelar Aksi “Rembuk Tani” di Jambi, Tuntut Evaluasi Satgas PKH dan Reforma Agraria Sejati

MEDIA DIALOG NEWS, Jambi – Ribuan petani dari lima kabupaten di Provinsi Jambi menggelar aksi damai bertajuk “Rembuk Tani” sebagai

PT.JBP 13 Tahun Tak Miliki HGU, Pemkab Asahan Mendiamkannya

PT.JBP 13 Tahun Tak Miliki HGU, Pemkab Asahan Mendiamkannya

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran – Disinyalir tak miliki Hak Guna Usaha (HGU) PT. Jaya Baru Pertama (BJP) tetap eksis menguasai

Komisi VIII DPR Serahkan Bantuan Sosial Kementerian Sosial untuk Sumatera Utara dan Kabupaten Batu Bara

Komisi VIII DPR Serahkan Bantuan Sosial Kementerian Sosial untuk Sumatera Utara dan Kabupaten Batu Bara

MEDIA DIALOG NEWS, Batubara - Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR melakukan penyerahan bantuan sosial dari Kementerian Sosial untuk

RUU KUHAP Hapus Larangan Siaran Langsung Persidangan, Wilson Lalengke: Dukungan Penuh Transparansi Publik

RUU KUHAP Hapus Larangan Siaran Langsung Persidangan, Wilson Lalengke: Dukungan Penuh Transparansi Publik

DIALOG BERITA, Jakarta - Keputusan DPR RI dan Pemerintah untuk menghapus larangan publikasi atau siaran langsung (live) selama persidangan dalam

Kunjungan Kerja Wakil Presiden di Sumatera Utara, Dorong Sinergi Pembangunan

Kunjungan Kerja Wakil Presiden di Sumatera Utara, Dorong Sinergi Pembangunan

MEDIA DIALOG NEWS, Medan - Wakil Presiden Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja selama dua hari di Sumatera Utara 23-24 Desember