MEDIA DIALOG NEWS, Jakarta – PT PLN Energi Gas menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Laporan Pertanggungjawaban Tahunan (LPT) Tahun Buku 2025 pada Selasa (30/6) di Jakarta. Rapat dihadiri oleh seluruh pemegang saham, yakni PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) dan Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan PT PLN (YPK PLN), serta jajaran Dewan Komisaris, Direksi, dan Manajemen PLN Energi Gas.
RUPS LPT menjadi forum strategis perusahaan untuk mempertanggungjawabkan kinerja selama satu tahun buku sekaligus menetapkan keputusan penting sesuai prinsip Good Corporate Governance (GCG).
Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui sejumlah agenda utama, antara lain:
- Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Tahun Buku 2025
- Persetujuan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris
- Pemberian pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (Volledig Acquit et de Charge) kepada Direksi atas pengurusan Perseroan dan kepada Dewan Komisaris atas pengawasan Perseroan sepanjang tercermin dalam laporan tahunan dan laporan keuangan.
Pengesahan ini mencerminkan apresiasi dan kepercayaan pemegang saham terhadap pengelolaan dan pengawasan perusahaan yang dijalankan sesuai peraturan perundang‑undangan, Anggaran Dasar Perseroan, serta prinsip tata kelola yang baik.
Komisaris Utama PLN Energi Gas, Saiful Chaniago, memberikan apresiasi atas pencapaian nilai KPI Perseroan sebesar 101,08, yang dikategorikan sangat baik dalam aspek bisnis dan operasional.
Namun, Saiful tetap menekankan agar Direksi dan manajemen terus meningkatkan kinerja, khususnya pada indikator peningkatan investasi dan kepatuhan yang belum mencapai target di 2024. Ia juga mendorong komitmen perusahaan dalam meraih peluang bisnis baru di tengah tantangan lingkungan usaha yang semakin berat dan kompetitif. (Reporter: Nanang – Jakarta)













