MEDIA DIALOG NEWS, Kepulauan Tanimbar – Pemantau Keuangan Negara (PKN) Kabupaten Kepulauan Tanimbar menegaskan komitmennya dalam mengawal tata kelola keuangan negara yang transparan dan akuntabel. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi dan investigasi yang dilakukan secara berkelanjutan dari tingkat kecamatan hingga desa.
Sekretaris PKN Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Nikander Kafroly, menyatakan bahwa pengawasan partisipatif menjadi elemen penting dalam menjaga integritas pengelolaan keuangan publik.
“Sosialisasi dan investigasi yang kami lakukan bukan untuk mencari kesalahan, tetapi memastikan setiap rupiah uang negara digunakan tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Nikander, desa sebagai ujung tombak pembangunan perlu mendapatkan pendampingan dan pemahaman terkait pengelolaan anggaran, terutama Dana Desa dan program pemerintah lainnya. Ia menambahkan, sinergi dengan pemerintah daerah menjadi kunci agar prinsip transparansi dan akuntabilitas benar-benar dijalankan hingga ke tingkat desa.
PKN menilai masih terdapat tantangan dalam tata kelola keuangan di lapangan, mulai dari keterbatasan pemahaman regulasi hingga lemahnya pengawasan internal. Kehadiran lembaga pemantau diharapkan mampu menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif bagi pemerintah dan masyarakat.
Langkah aktif PKN ini dinilai sebagai bagian dari upaya memperkuat demokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik. Dengan besarnya alokasi anggaran negara yang mengalir ke daerah, pengawasan independen dianggap mendesak agar pembangunan berjalan berkeadilan dan berkelanjutan. ( Randy Fenan )

