Media Dialog News

Koalisi Mahasiswa dan Masyarakat Sipil Asahan Gelar Aksi Tolak Pemilihan Kepala Daerah oleh DPRD

MEDIA DIALOG NEWS, Asahan, 19 Januari 2026 – Puluhan mahasiswa dan masyarakat sipil di Kabupaten Asahan turun ke jalan menolak rencana pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Aksi yang digelar Senin pagi di Tugu Una ini diikuti sekitar 50 orang dengan semangat solidaritas yang kuat. Mereka bergerak ke Gedung DPRD Asahan untuk menyampaikan aspirasinya. Spanduk penolakan dan poster bertuliskan kritik terhadap elite politik mewarnai jalannya demonstrasi, sementara orasi bergema di tengah kerumunan.

Koalisi menilai penunjukan kepala daerah oleh DPRD merupakan langkah mundur demokrasi. Mereka menegaskan, hak rakyat untuk memilih pemimpin daerah tidak boleh dirampas oleh elite politik. “Ini bukan sekadar soal jabatan, tetapi soal masa depan demokrasi Indonesia,” ujar salah satu orator dengan suara lantang, disambut tepuk tangan dan sorakan massa.

Selain isu politik, massa juga menyoroti nasib guru honorer. Ribuan tenaga pendidik di Asahan terancam dirumahkan, dan hal ini dianggap sebagai kebijakan yang melemahkan kualitas pendidikan. “Feed them but don’t teach them—kasih makan tapi jangan kasih pintar. Itu kritik tajam kami terhadap kebijakan yang merugikan generasi muda,” kata koordinator lapangan, Irvan Harahap. Pernyataan ini mencerminkan kekhawatiran bahwa pendidikan bisa dikorbankan demi kepentingan fiskal semata.

Demokrasi dan Ancaman Orde Baru

Aksi ini tidak berhenti pada tuntutan lokal. Koalisi berencana mengirimkan simbol peringatan berupa korek kuping dan obat tetes mata kepada BEM se-Indonesia serta organisasi Cipayung. Pesan yang ingin mereka sampaikan jelas: mahasiswa harus membuka mata dan telinga terhadap ancaman demokrasi.

Lebih jauh, mereka menyebut wacana penunjukan kepala daerah sebagai tanda kembalinya praktik politik ala Orde Baru. Bagi mereka, demokrasi yang diperjuangkan sejak reformasi kini berada di persimpangan jalan. “Selamat datang di Orde Baru, salam setengah merdeka,” tutup pernyataan koalisi, menegaskan bahwa perjuangan akan berlanjut hingga ada respon nyata dari Istana maupun DPR RI.

Konteks Politik dan Sosial

Isu penunjukan kepala daerah oleh DPRD bukan hanya persoalan teknis, melainkan menyangkut legitimasi politik. Pemilihan langsung selama ini dianggap sebagai mekanisme yang memberi ruang partisipasi rakyat. Dengan adanya wacana penunjukan, koalisi menilai demokrasi lokal akan kehilangan makna, dan rakyat hanya menjadi penonton dalam proses politik.

Di sisi lain, ancaman terhadap guru honorer memperlihatkan dimensi sosial dari kebijakan pemerintah daerah. Jika tenaga pendidik dirumahkan, bukan hanya kesejahteraan mereka yang terancam, tetapi juga kualitas pendidikan anak-anak Asahan. Koalisi menilai hal ini sebagai bentuk pengabaian terhadap masa depan generasi muda.

Aksi ini menjadi penegasan bahwa mahasiswa dan masyarakat sipil masih memegang peran penting sebagai pengawal demokrasi. Mereka menyerukan agar publik tidak diam menghadapi kebijakan yang dianggap merugikan rakyat. “Kami tidak akan berhenti sampai suara rakyat benar-benar didengar,” tegas Irvan Harahap. (Red)

Berita Terbaru

Video Terbaru

Placement tidak ditentukan.

Berita Lainnya

Pembangunan Drainase Sepanjang 400 Meter Di Desa Aba

Pembangunan Drainase Sepanjang 400 Meter Di Desa Aba

MEDIA DIALOG NEWS, Kepulauan Tanimbar - Pemerintah desa abat dalam program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa Tahun anggaran 2025, bersepakat

Bulog Saumlaki Salurkan Bantuan Pangan ke Wuarlabobar di Tengah Cuaca Ekstrem

Bulog Saumlaki Salurkan Bantuan Pangan ke Wuarlabobar di Tengah Cuaca Ekstrem

MEDIA DIALOG NEWS, Saumlaki, Kepulauan Tanimbar – Perum Bulog Cabang Saumlaki menyalurkan bantuan beras dan minyak goreng kepada masyarakat di

Pemerintah Desa Kilon Berikan Beasiswa kepada Anak Berprestasi

Pemerintah Desa Kilon Berikan Beasiswa kepada Anak Berprestasi

MEDIA DIALOG NEWS, Kepulauan Tanimbar - Sebagai bentuk apresiasi terhadap anak-anak yang memiliki prestasi pemerintah desa kilon kecamatan wuarlabobar, Kabupaten

Cek Kesehatan Gratis Sesuai Hari Ulang Tahun Anda di Puskesmas Begini Caranya

Cek Kesehatan Gratis Sesuai Hari Ulang Tahun Anda di Puskesmas Begini Caranya

MEDIA DIALOG NEWS, Jakarta - Pemerintah kembali menggulirkan program yang berkaitan dengan kesehatan penduduknya. Kali ini ada yang dinamakan Program pemeriksaan

Rosmansyah: Kiprah, Keluarga, dan Visi Ekonomi Hijau untuk Masa Depan Asahan

Rosmansyah: Kiprah, Keluarga, dan Visi Ekonomi Hijau untuk Masa Depan Asahan

MEDIA DIALOG NEWS – Rosmansyah lahir di Kisaran tahun 1977 dari keluarga sederhana dengan empat bersaudara. Ayahnya bekerja sbg PNS

PERMASI Dukung Kejaksaan Negeri Kisaran Segera Tangkap Komisioner KPUD Asahan

PERMASI Dukung Kejaksaan Negeri Kisaran Segera Tangkap Komisioner KPUD Asahan

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran – Perhimpunan Mahasiswa Asahan Seluruh Indonesia (PERMASI) mengadakan aksi unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Negeri Kisaran,

TERBARU: Respon Petinggi Polri Soal Dugaan Kriminalisasi Ibu Rina

TERBARU: Respon Petinggi Polri Soal Dugaan Kriminalisasi Ibu Rina

MEDIA DIALOG NEWS, Jakarta – Dukungan dari jajaran petinggi Polri mulai bermunculan terkait kasus dugaan kriminalisasi terhadap Ibu Rina Rismala

Jalan Ditutup Tembok, Warga dan DPRD Asahan Datangi Yayasan Maitreyawira

Jalan Ditutup Tembok, Warga dan DPRD Asahan Datangi Yayasan Maitreyawira

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran - Ratusan warga Gang Setia, bersama Komisi C DPRD Asahan, mendatangi Yayasan Sekolah Maitreyawira di Jalan

PPWI Serukan Etika Jurnalistik dan Kemandirian Ekonomi Wartawan: “Jangan Berlindung di Balik Kartu Pers”

PPWI Serukan Etika Jurnalistik dan Kemandirian Ekonomi Wartawan: “Jangan Berlindung di Balik Kartu Pers”

MEDIA DIALOG NEWS, Jakarta — Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, menegaskan bahwa wartawan bukanlah profesi eksklusif

Klarifikasi Kopdagin Asahan Soal Retribusi Pedagang Jalan Diponegoro: “Kami Hanya Berwenang di Pasar Inpres”

Klarifikasi Kopdagin Asahan Soal Retribusi Pedagang Jalan Diponegoro: “Kami Hanya Berwenang di Pasar Inpres”

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran – Polemik retribusi pedagang kaki lima di Jalan Diponegoro, Kisaran, yang mencuat dalam Rapat Dengar Pendapat