MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran – Kegiatan silaturahmi Syawal atau Halal Bihalal BM3 Kabupaten Asahan berlangsung penuh kehangatan. Ketua BM3 Asahan, Hendri Dunand Koto, S.H., M.H., menyampaikan pidato yang menekankan pentingnya konsolidasi organisasi, pelestarian sejarah Minangkabau, serta peran strategis Bundo Kanduang dalam menjaga marwah budaya Minang.
Dalam sambutannya, Hendri mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak atas terselenggaranya acara, khususnya kepada Ketua Panitia Drs. Azwar AR, S.H., M.M. yang dinilai berhasil mengorganisir kegiatan hingga berjalan lancar. Ia menekankan agar generasi Minang di bawah naungan BM3 Asahan tidak salah memaknai sejarah Minangkabau, yang memiliki dua versi: lisan dan tertulis. Menurutnya, filosofi adat Minangkabau “adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah” lebih dekat dengan versi lisan yang berawal dari Sultan Iskandar Zulkarnain melalui keturunan Sultan Maharajo Dirajo.
Hendri juga menyoroti peran organisasi Bundo Kanduang yang tidak dapat dipisahkan dari BM3. Ia mengibaratkan hubungan Bundo Kanduang dengan organisasi laki-laki Minang seperti “aur dengan tebing” yang saling menopang. Di BM3 Asahan, Bundo Kanduang dipimpin oleh Hj. Yusmaniar Chaniago, S.Ag., dan menjadi bagian integral dalam menggerakkan organisasi.
Selain itu, Hendri menyampaikan permohonan maaf dari Ketua Umum BM3 Sumut, H. Ferianda Sinik, yang berhalangan hadir karena sedang berada di Jakarta untuk audiensi dengan Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon terkait pelantikan BM3 Sumut periode 2025–2030. Hendri sendiri tercatat sebagai Wakil Ketua Bidang Litbang dalam kepengurusan tersebut.
Kehadiran Bupati Asahan yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan juga diapresiasi sebagai bentuk sitawar sidingin bagi keluarga Minang di Asahan. Hendri menegaskan bahwa momentum Syawal harus menjadi pintu silaturahmi yang selalu terbuka, sejalan dengan visi Bupati Asahan: Maju, Religius, dan Berkarakter.
Di akhir pidatonya, Hendri menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama memimpin BM3 Asahan. Ia menutup dengan doa dan pesan motivasi: “Nasruminnallah wa fathun qarib wa basyiril mukminin, fastabiqul khairat.” (Red)

