Media Dialog News

Evaluasi Kereta Tanpa Rel di IKN: Pelajaran Berharga Menuju Transportasi Ramah Lingkungan

MEDIA DIALOG NEWS – Pemerintah Indonesia terus berupaya menghadirkan inovasi dalam sektor transportasi. Salah satu langkah signifikan adalah pengujian Autonomous Rail Rapid Transit (ART), atau kereta tanpa rel, di Ibu Kota Nusantara (IKN). Upaya ini mencerminkan komitmen kuat untuk menciptakan sistem transportasi publik yang ramah lingkungan, efisien, dan futuristik.

Teknologi dan Keunggulan ART

ART adalah sistem transportasi hybrid yang menggabungkan keunggulan Light Rapid Transit (LRT) dengan bus otonom, tanpa memerlukan jalur rel fisik. Teknologi ini menggunakan baterai listrik, mendukung pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil, sekaligus mengurangi emisi karbon.

Dengan kapasitas hingga 324 penumpang dan kecepatan maksimal 40 km/jam, ART diharapkan menjadi solusi mobilitas perkotaan yang modern, hemat energi, dan inklusif. Selama uji coba di IKN, ART melayani rute strategis di Jalan Sumbu Kebangsaan Barat dan Timur, memberikan gambaran awal bagaimana sistem ini dapat diintegrasikan ke dalam ekosistem transportasi kota pintar.

Konsep POC Sejak Awal

Pendekatan Proof of Concept (POC) diterapkan sejak awal pengujian untuk memastikan bahwa hanya teknologi terbaik yang diterapkan di IKN. Konsep ini bukan sekadar evaluasi, tetapi bagian dari langkah strategis untuk menilai apakah teknologi tertentu memenuhi kriteria yang diinginkan.

Pengembalian unit ART ke pihak vendor adalah wujud konsistensi atas konsep POC tersebut. Ini bukan berarti pengujian sebelumnya dianggap gagal, melainkan langkah ini menunjukkan komitmen semua pihak untuk tidak melanjutkan teknologi yang belum memenuhi syarat. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap pengambilan keputusan didasarkan pada evaluasi mendalam demi masa depan transportasi IKN yang lebih baik.

Evaluasi dan Tantangan

Hasil uji coba ART menunjukkan bahwa sistem otonom ini masih memerlukan sejumlah penyempurnaan untuk mencapai standar operasional yang diharapkan. Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Mohammed Ali Berawi, mengungkapkan bahwa kereta ini akan dikembalikan ke Tiongkok untuk dilakukan penyesuaian teknologi lebih lanjut.

Kementerian Perhubungan menegaskan bahwa seluruh biaya uji coba ditanggung oleh pihak vendor, sehingga negara tidak menanggung kerugian finansial. Langkah ini menunjukkan pendekatan yang hati-hati dalam memastikan teknologi yang dipilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan jangka panjang IKN.

Kritik dan Klarifikasi

Meski ART menawarkan potensi besar sebagai solusi transportasi ramah lingkungan, kritik tetap muncul, khususnya dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi). Mereka menyoroti bahwa meskipun menggunakan baterai listrik, ART masih memiliki jejak karbon. Proses produksi energi untuk mengisi baterai, serta pengelolaan limbahnya, dinilai berpotensi memberikan dampak negatif terhadap lingkungan.

Namun, target net zero carbon IKN 2045 tidak berarti teknologi yang digunakan harus sepenuhnya bebas karbon, melainkan memastikan emisi karbon yang dihasilkan dapat diminimalkan dan diimbangi. Net zero carbon adalah sigma dari emisi yang tersisa dan upaya penyerapan karbon, seperti reforestasi, restorasi lahan gambut, atau penggunaan teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon (CCS). Dengan pendekatan ini, aktivitas yang masih menghasilkan karbon tetap dapat diimbangi melalui strategi mitigasi yang terintegrasi.

Kritik tersebut menjadi pengingat penting bahwa inovasi teknologi harus mempertimbangkan keberlanjutan dari seluruh siklus hidupnya, mulai dari produksi bahan baku hingga pengolahan limbah. Dengan evaluasi yang menyeluruh, ART dapat menjadi bagian dari solusi transportasi yang tidak hanya efisien dan modern, tetapi juga selaras dengan visi keberlanjutan IKN.

Pelajaran Berharga Menuju Transportasi Cerdas

Pengalaman dalam menguji dan mengevaluasi ART memberikan pelajaran penting bagi pengembangan sistem transportasi cerdas di IKN. Proses ini menunjukkan keberanian pemerintah untuk mencoba teknologi baru, sekaligus mengambil langkah korektif ketika diperlukan.

IKN bukan hanya simbol pemerataan pembangunan, tetapi juga arena eksperimen untuk membangun transportasi masa depan yang hijau dan berkelanjutan. Dengan komitmen terhadap keberlanjutan, efisiensi, dan keselamatan, IKN dapat menjadi model bagi kota-kota lain di Indonesia dalam menghadirkan solusi mobilitas hijau bagi generasi mendatang.

Keberanian untuk belajar, berinovasi, dan memperbaiki adalah kunci membangun ekosistem transportasi masa depan yang cerdas, aman, dan ramah lingkungan. (Youthma – Forum Bersama IKN)

Berita Terbaru

Video Terbaru

Placement tidak ditentukan.

Berita Lainnya

Direktur RSUD HAMS, Kurniady Sebayang Tidak Peduli Ada Warga Miskin 2 Hari Tertahan karena Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan

Direktur RSUD HAMS, Kurniady Sebayang Tidak Peduli Ada Warga Miskin 2 Hari Tertahan karena Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran – dr.Kurniady Sebayang, M.Si.Med.Sp.An selaku direktur Rumah Sakit Daerah Haji Abdul Manan Simatupang (RSUD HAMS) Kisaran

Anggota DPRD SUMUT Angkat Bicara Terkait Permasalahan SPBUN PT.Anggita, Diduga Terkait Penyalahgunaan Minyak Bersubsidi

Anggota DPRD SUMUT Angkat Bicara Terkait Permasalahan SPBUN PT.Anggita, Diduga Terkait Penyalahgunaan Minyak Bersubsidi

MEDIA DIALOG NEWS, Pantai Labu - Haji Muhammad Subandi, ST.,MM Anggota DPRD Sumatera Utara Terpilih Periode 2024-2029 Komisi E dari

“Tarek Pukat” Angkat Budaya Aceh – SMAN 7 Banda Aceh Sabet Juara 1 Dokumenter Nasional di FFPJ XVI Yogyakarta

“Tarek Pukat” Angkat Budaya Aceh – SMAN 7 Banda Aceh Sabet Juara 1 Dokumenter Nasional di FFPJ XVI Yogyakarta

MEDIA DIALOG NEWS, Yogyakarta – Kabar gembira datang dari panggung Festival Film Pelajar Jogja (FFPJ) XVI 2025. Tim film SMAN

PN Militer I-02 Medan Vonis 1 Tahun Penjara Terhadap Dua Anggota TNI yang Terlibat Perdagangan Sisik Trenggiling di Asahan

PN Militer I-02 Medan Vonis 1 Tahun Penjara Terhadap Dua Anggota TNI yang Terlibat Perdagangan Sisik Trenggiling di Asahan

MEDIA DIALOG NEWS, Medan - Sidang di Pengadilan Militer Medan pada Kamis, 03 Juli 2025, dengan agenda pembacaan Putusan terhadap

Kisaran Meriah, Sambutan Spektakuler untuk Jokowi dan Peresmian Jalan Tol

Kisaran Meriah, Sambutan Spektakuler untuk Jokowi dan Peresmian Jalan Tol

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran - Kedatangan Presiden Joko Widodo ke Kota Kisaran, Kabupaten Asahan, pada Rabu (16/10/2024), menandai momen penting

Effendi Gazali: Ketua Dewas Bulog Sudaryono Sukses Serap Aspirasi dan Gabah Petani

Effendi Gazali: Ketua Dewas Bulog Sudaryono Sukses Serap Aspirasi dan Gabah Petani

MEDIA DIALOG NEWS, Jakarta – Pakar Komunikasi Nasional, Effendi Gazali menilai perubahan kepemimpinan di Dewan Pengawas (Dewas) dan Direksi Perum

Warga Gang Setia Desak Pemkab Asahan Bongkar Tembok Yayasan Maitreyawira

Warga Gang Setia Desak Pemkab Asahan Bongkar Tembok Yayasan Maitreyawira

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran - Puluhan warga Gang Setia, Kelurahan Tebing Kisaran, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, kembali mendatangi

Penyidik Kasus Penimbunan Solar Subsidi di Luwu Dikritik Lamban, Ada Apa?

Penyidik Kasus Penimbunan Solar Subsidi di Luwu Dikritik Lamban, Ada Apa?

MEDIA DIALOG NEWS, Luwu - Kasus dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar subsidi di Desa Karang-karangan, Kecamatan Bua,

Pejabat Publik dan Krisis Kepekaan: Antara Kuasa, Amanah, dan Realitas Masyarakat

Pejabat Publik dan Krisis Kepekaan: Antara Kuasa, Amanah, dan Realitas Masyarakat

Oleh: Edi Prayitno (Jurnalis Investigatif & Pemerhati Tata Kelola Publik) MEDIA DIALOG NEWS - Di tengah derasnya arus informasi dan

Kesaksian Amir Simatupang di Sidang Kasus Sisik Trenggiling Ungkap Nama Baru dan Peran Jaringan

Kesaksian Amir Simatupang di Sidang Kasus Sisik Trenggiling Ungkap Nama Baru dan Peran Jaringan

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran — Sidang lanjutan kasus dugaan perdagangan ilegal sisik trenggiling yang menyeret nama oknum polisi Polres Asahan,