MEDIA DIALOG NEWS, Kendal – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kendal bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal dan tim medis Puskesmas Boja 1 melaksanakan pemeriksaan kesehatan sekaligus deteksi dini penyalahgunaan narkotika melalui tes urine terhadap para pengemudi dan kru bus di PO Gumara Trans Jaya, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan para pengemudi bus yang akan mengangkut penumpang selama musim mudik berada dalam kondisi sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Tes urine dilaksanakan oleh BNN Kabupaten Kendal menggunakan metode rapid test dengan enam parameter pemeriksaan untuk mendeteksi berbagai jenis narkotika. Parameter tersebut meliputi amphetamine, THC, morphine, methamphetamine, cocaine, dan benzodiazepine. Dengan metode tersebut, hasil pemeriksaan dapat diketahui secara cepat oleh petugas di lapangan.
Selain tes urine, para pengemudi dan kru bus juga menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal dan Puskesmas Boja 1. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, kondisi fisik, serta kelayakan kesehatan bagi pengemudi yang akan bertugas selama arus mudik dan arus balik Idul Fitri 2026.
Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan, petugas menemukan beberapa pengemudi yang memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi. Terhadap temuan tersebut, petugas kesehatan langsung memberikan penanganan medis awal berupa obat-obatan dan vitamin serta merekomendasikan pengemudi untuk beristirahat sebelum kembali menjalankan tugas mengemudi.
Kepala BNN Kabupaten Kendal, Anna Setiyawati, S.Sos., M.M, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di sektor transportasi sekaligus untuk menjamin keselamatan masyarakat selama periode mudik Lebaran.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan para pengemudi bus berada dalam kondisi sehat dan tidak berada di bawah pengaruh narkoba saat mengemudi, sehingga keselamatan penumpang dapat terjaga,” ujarnya.
Sementara itu, Pitaloka, selaku Marketing dan penanggung jawab kantor PO Gumara Trans Jaya, mengapresiasi kegiatan pemeriksaan kesehatan dan tes urine yang dilakukan oleh BNN dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal.
“Kami dari manajemen, awak bus, dan kru mengucapkan terima kasih atas kegiatan ini. Pelayanannya sangat baik dan membantu memastikan kondisi kesehatan para pengemudi,” katanya.
Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh pengemudi bus yang melayani perjalanan mudik Lebaran dapat bekerja secara profesional, sehat, serta bebas dari penyalahgunaan narkotika sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama perjalanan.** (Rizal Firm)

