Media Dialog News

Saling Klaim Antara Pemegang HGB PT.GAI dengan Warga Penggarap di Tanah Eks HGU PT.BSP

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran – Sengkarut persoalan tanah eks HGU PT.Bakrie Sumatera Plantations (BSP) masih terus dalam perdebatan. Keterangan BPN di dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Asahan tanggal 9 Juli 2024 yang menyatakan Tanah HGB PT Graha Asahan Indah hanya 11,05 Hektar dibantah oleh Sahat Hamonangan Siahaan.

Menurut pengakuan Monang bahwa tanah yang dimilikinya kurang lebih 17,9 Hektar. Terdiri dari HGB PT Graha Asahan Indah (GAI) seluas 126.500 M2 sedangkan sisanya seluas 5,25 Hektar adalah milik pribadinya. Demikian dijelaskan Monang pada saat wawancara khusus dengan Tim Redaksi Media Dialog News di Barbara Café Kota Kisaran, Minggu (14 Juli 2024) Pukul 13.20 Wib.

Saat ditanya alas hak tanah apa yang dimilikinya, Monang mengatakan dia memegang SKT (Surat Keterangan Tanah) dari Kelurahan Sei Renggas Nomor: 590/74/SKT/2011 Tanggal 26 Juli 2011 yang ditandatangani oleh Zakaria selaku Lurah Sei Renggas. Anehnya, di dalam SKT tersebut Monang mengakui ada menguasai sebidang tanah Negara seluas 21.927 M2. Tetapi dia tetap bersikukuh menerangkan bahwa dirinya memiliki tanah seluas kurang lebih 17,9 hektar, termasuk HGB PT Graha Asahan Indah seluas 12,65 Hektar.

“Luas seluruh tanah yang saya miliki kurang lebih 17,9 Hektar dari eks HGU PT.BSP, dan HGB PT Graha Asahan Indah 12,65 Hektar. Selebihnya tanah seluas 5,25 Hektar juga milik saya” ujar Monang sembari menegaskan dasarnya adalah SKT yang dimilikinya dari Lurah Kelurahan Sei Renggas.

Ketika ditanya apakah tanah tersebut diperolehnya gratis atau dibayar? Monang mengaku bahwa tanah seluas lebih kurang 17,9 hektar tersebut dibelinya dari PT.BSP seharga Rp.5 Milyar.

Sedangkan pihak PT.BSP di dalam surat pernyataan pelepasan/penanggalan hak tanah HGU PT.BSP tgl 28 Desember 2001 seluas 126.500 M2 kepada Sahat Hamonangan Siahaan selaku Direktur PT.Graha Asahan Indah tertulis “tanpa adanya ganti rugi”. Tanah yang dilepaskan/ditanggalkan itu terdaftar sebagai HGU PT.BSP dengan Sertifikat Nomor 2 (02.07.12.01.2.00002).

Surat pernyataan pelepasan/penanggalan hak itu ditandatangani oleh Sahat Hamonangan Siahaan selaku Direktur PT.GAI dan Direktur Utama PT.BSP, Ambono Janurianto. Saksi-Saksi terdiri dari Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Asahan Drs.Jadi Utama, Direktur PT.BSP Loh Thim Fatt dan Megetahui Bupati Asahan, Drs.H.Risuddin.

Belakangan terbit surat PT BSP Nomor 127/Legal/2004 tanggal 19 Oktober 2004, Hal: Pengukuran Kembali Luas Areal Pelepasan/Penanggalan Hak seluas Rp.12,65 Hektar terdapat selisih luas tanah 5,35 Hektar. Hal ini karena di dalam peta kerja PT.BSP luas tanah HGU (lahan eks P98301) tersebut terdapat lahan seluas 18 Hektar.

Dari uraian tersebut di atas terdapat fakta bahwa di luar HGB PT.Graha Asahan Indah, Sahat Hamonangan Siahaan mengklaim 5,25 Hektar sebagai miliknya sedangkan PT.BSP menjelaskan terdapat kelebihan tanah 5,35 Hektar dari Pelepasan/Penanggalan yang telah dilakukan.

Ditentang Warga

Klaim Monang memiliki lahan di luar HGU PT.GAI mendapat penolakan warga. Ketua Laskar Merah Putih Markas Cabang Asahan, Legimin Roy mengatakan bahwa pengakuan Monang memiliki SKT diluar HGB PT.GAI adalah pembohongan publik “Apa hak Monang di atas tanah eks HGU PT.BSP?” ujarnya bertanya. “Ini pembohongan publik, karena dia punya SKT di atas tanah Negara eks HGU PT.BSP kemudian seenaknya mengklaim tanah ini miliknya” ujarnya kepada Media Dialog News, Minggu (14 Juli 2024) sekira pukul 16.00 Wib di Kisaran.

Legimin menguraikan bahwa Perda Tk II Asahan Nomor 7 Tahun 1995 yang dijadikan dasar pelepasan/penanggalan HGU PT.BSP kepada PT.Graha Asahan Indah sudah dibatalkan oleh Perda Nomor 07 Tahun 2001. Kemudian dikuatkan lagi oleh Perda Nomor 3 Tahun 2012 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Asahan Nomor 07 Tahun 2001 Tentang Rencana Detail Tata Ruang Wilayah Perkotaan Kisaran BWK III dan BWK IV Ibu Kota Kabupaten Asahan Tahun 2001-2020.

Legimin menambahkan bahwa di dalam Perda terbaru tersebut Tanah kelebihan HGU PT.BSP di luar HGB PT.Graha Asahan Indah adalah tanah Negara yang akan digunakan untuk kepentingan Fasilitas Umum dan Fasilitas Sosial. “Kami akan mengadukan balik si Monang karena telah mengklaim tanah negara sebagai tanah milik pribadi dirinya. ” imbuhnya.

Soal beralihnya HGB PT.GAI kepada pihak lain, Legimin Roy juga mempertanyakannya. “Apa dasar PT.Graha Asahan Indah menjual HGB nya kepada Suzuya” ujarnya bertanya.

Sementara pengakuan Sahat Hamonangan Siahaan kepada Media Dialog News peralihan hak tersebut karena saham PT.GAI telah dibeli oleh Suzuya. “Ada 8 unit Ruko dan semua saham PT.Graha Asahan Indah dibeli oleh Suzuya” ujar Monang, tanpa bersedia menyebutkan harga nominalnya dengan alasan lupa.

Kepada Tim Redaksi Media Dialog News Anggota DPRD Asahan dari Komisi B, Handi Arpan Sitorus yang memimpin RDP tgl 9 Juli 2024 lalu mengatakan bahwa BPN Kabupaten Asahan tidak ada mengeluarkan sertifikat apapun selain sertifikat HGB PT.Graha Asahan Indah. Untuk itu pihaknya akan memperjelas semua masalah ini pada RDP selanjutnya yang akan digelar, besok hari Selasa, 16 Juli 2024.

“DPRD Asahan akan mengundang BPN, Sekda, Asisten 1, Kabag Hukum, Camat Kisaran Barat, PUPR, Perkim, Dirut PT.Graha Asahan Indah Sdr.Adles Maryono dan Lurah Kelurahan Sei Renggas” papar Handi.

Ikuti terus update perkembangan terbaru kasus eks tanah HGU PT.BSP hanya di mediadialognews.com dan dialogberita.com. (EP)

Berita Terbaru

Video Terbaru

Placement tidak ditentukan.

Berita Lainnya

Pasca Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandar Udara Fransiskus Xaverius Seda Maumere Beroperasi Kembali

Pasca Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandar Udara Fransiskus Xaverius Seda Maumere Beroperasi Kembali

MEDIA DIALOG NEWS, Sika NTT - Bandar Udara  Fransiskus Xaverius Seda Maumere kembali dibuka dan beroperasi dengan diterbitkannya NOTAM Aerodrome

Kepala Dinas Pendidikan Asahan Dituding Korupsi Rp.110,5 Milyar

Kepala Dinas Pendidikan Asahan Dituding Korupsi Rp.110,5 Milyar

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan beserta Kabid SD, Kabid Paud, dan Kabid SMP diduga berskandal

Bendera PPWI Berkibar di PBB: Wilson Lalengke Siap Suarakan Isu HAM Global dari New York

Bendera PPWI Berkibar di PBB: Wilson Lalengke Siap Suarakan Isu HAM Global dari New York

MEDIA DIALOG NEWS, NEW YORK, AS — Bendera Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) resmi berkibar di kawasan United Nations Headquarters,

Penahanan AHS Bongkar Sindikat Sisik Trenggiling 1,1 Ton: Status Mantan Kasat Reskrim dan Kanit Tipidter Dipertanyakan

Penahanan AHS Bongkar Sindikat Sisik Trenggiling 1,1 Ton: Status Mantan Kasat Reskrim dan Kanit Tipidter Dipertanyakan

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran — Penahanan dan penetapan tersangka terhadap oknum polisi berpangkat Aipda berinisial AHS yang bertugas di Polres

Diduga Ngantuk, Bus PMH Hantam SDN 014645 Pulau Maria

Diduga Ngantuk, Bus PMH Hantam SDN 014645 Pulau Maria

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran – Sebuah bus penumpang PMH dengan nomor polisi BK 7108 LD yang datang dari Pekanbaru menuju

Data Warga Desa Miskin di Desa Kabupaten Asahan Tidak Tersedia

Data Warga Desa Miskin di Desa Kabupaten Asahan Tidak Tersedia

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran – Aktivis Jaringan Entitas Rakyat Miskin Indonesia (JERAMI) Asahan, Asrul Wahyudi mengatakan bahwa data rakyat miskin

Akses Jalan Gang Setia Akhirnya Dibuka Satpol PP Asahan

Akses Jalan Gang Setia Akhirnya Dibuka Satpol PP Asahan

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran - Satpol PP Kabupaten Asahan akhirnya membongkar paksa tembok yang menutup akses Jalan Gang Setia, Lingkungan

Lowongan Kerja BUMN di Yogyakarta: PT MUM Buka Kesempatan untuk Lulusan D3 Semua Jurusan

Lowongan Kerja BUMN di Yogyakarta: PT MUM Buka Kesempatan untuk Lulusan D3 Semua Jurusan

MEDIA DIALOG NEWS, Yogyakarta - Bagi Anda yang sedang mencari peluang kerja di perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), ada

Penyidik Kasus Penimbunan Solar Subsidi di Luwu Dikritik Lamban, Ada Apa?

Penyidik Kasus Penimbunan Solar Subsidi di Luwu Dikritik Lamban, Ada Apa?

MEDIA DIALOG NEWS, Luwu - Kasus dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar subsidi di Desa Karang-karangan, Kecamatan Bua,

Kritikan Pedas Ketua Umum PERMASI Asahan kepada Dinas Kesehatan Terkait Permintaan Foging

Kritikan Pedas Ketua Umum PERMASI Asahan kepada Dinas Kesehatan Terkait Permintaan Foging

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran - Ketua Umum DPP Perhimpunan Mahasiswa Asahan seluruh Indonesia (PERMASI), Muhammad Seto Lubis, menyampaikan kritiknya kepada