Media Dialog News

PPMPB-G Desak Penutupan Total Hoya-Hoya Popayato: Soroti Dugaan Judi Hingga Pertanyakan Integritas Aparat Penegak Hukum (APH)

MEDIA DIALOG NEWS, Popayato – Gelaran hiburan rakyat “Hoya-Hoya” di Lapangan Proklamasi Popayato kini tengah berada di bawah tekanan publik. Persatuan Pelajar Mahasiswa Popayato Barat Gorontalo (PPMPB-G) secara resmi menuntut penghentian seluruh aktivitas di lokasi tersebut karena diduga kuat melanggar prosedur hukum serta mengancam keselamatan warga.

Ketua Umum PPMPB-G, Gusram Rupu, menegaskan bahwa ada empat masalah krusial yang menjadi dasar tuntutan mereka:

  1. Kedok Permainan Berhadiah yang Mengarah ke Perjudian

PPMPB-G menemukan indikasi kuat bahwa permainan di lokasi tersebut hanyalah kamuflase untuk praktik perjudian. Mekanisme permainan dinilai telah diatur sedemikian rupa guna memeras keuntungan dari pengunjung, yang secara hukum masuk dalam ranah tindak pidana perjudian terselubung.

  1. Ancaman Keselamatan pada Wahana Permainan

Keamanan pengunjung, terutama anak-anak, berada dalam risiko tinggi. Hal ini dikarenakan sejumlah wahana yang beroperasi diduga tidak mengantongi izin kelayakan teknis dan minim pengawasan standar keselamatan, sehingga potensi kecelakaan fatal sewaktu-waktu bisa terjadi.

  1. Semrawutnya Pengelolaan: Parkir Liar dan Sampah

Selain masalah pidana, dampak sosial dan lingkungan juga menjadi sorotan:

Pungutan Ilegal: Parkir di sekitar lokasi dikelola secara tidak resmi, di mana hasilnya diduga mengalir ke kantong pribadi atau kelompok tertentu tanpa masuk ke kas daerah.

Kerusakan Lingkungan: Merujuk pada rekam jejak sebelumnya, penyelenggara dinilai tidak bertanggung jawab atas kebersihan lapangan, menyebabkan penumpukan sampah di area publik tersebut.

  1. Dugaan “Backingan” dan Lemahnya Pengawasan Kepolisian

Poin yang paling disorot adalah peran Kepolisian Resort Popayato. PPMPB-G mempertanyakan mengapa aktivitas yang dianggap melanggar hukum ini terkesan dibiarkan. Muncul spekulasi di tengah masyarakat mengenai adanya oknum aparat yang menjadi pembenteng (backing) di balik operasional Hoya-Hoya.

“Kami menilai kegiatan Hoya-Hoya ini melanggar secara hukum maupun prosedural. Mengapa dibiarkan oleh pihak kepolisian? Kami melihat ada pembiaran dan dugaan adanya ‘backingan’ dari pihak penegak hukum,” tegas Gusram Rupu.

Tuntutan Penegakan Hukum Tanpa Kompromi

Mengingat belum adanya klarifikasi dari pihak penyelenggara maupun kepolisian, PPMPB-G mendesak Pemerintah Daerah dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera:

  1. Mengevaluasi Total seluruh perizinan dan prosedur operasional kegiatan.
  2. Menindak Tegas segala bentuk pelanggaran pidana, khususnya praktik perjudian.
  3. Menutup Secara Permanen kegiatan Hoya-Hoya demi menjamin ketertiban umum.

Kini, bola panas berada di tangan pihak berwenang. Transparansi sangat dibutuhkan untuk membuktikan apakah hukum di masih tegak berdiri atau justru tunduk pada kepentingan kelompok tertentu. (Red)

Berita Terbaru

Video Terbaru

Placement tidak ditentukan.

Berita Lainnya

Konsolidasi MBG di Sentul: Kepala Dapur Lulusan SPPI Beth 3 Desak Kepastian Status Kepegawaian

Konsolidasi MBG di Sentul: Kepala Dapur Lulusan SPPI Beth 3 Desak Kepastian Status Kepegawaian

MEDIA DIALOG NEWS, Bogor — Kegiatan Konsolidasi Regional untuk Peningkatan Tata Kelola Mitra Boga Gizi (MBG) wilayah Jawa Barat, DKI

Sidang Kasus Sisik Tranggiling: Bripka Alpi Siregar Terlihat Santai, Masyarakat Pertanyakan Keadilan

Sidang Kasus Sisik Tranggiling: Bripka Alpi Siregar Terlihat Santai, Masyarakat Pertanyakan Keadilan

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran – Sidang lanjutan kasus penjualan sisik tranggiling dengan barang bukti 1,2 ton yang melibatkan dua oknum

DIRTEKFORMA dan Kakanwil Jambi Panen Raya dan Tabur Benih Lele di Lapas Kelas IIA Jambi

DIRTEKFORMA dan Kakanwil Jambi Panen Raya dan Tabur Benih Lele di Lapas Kelas IIA Jambi

MEDIA DIALOG NEWS, Jambi – Direktur Teknologi Informasi dan Kerja Sama (Dirtekforma) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Maulidi Hilal, bersama Kepala Kantor

Aksi Donor darah Ikatan Alumni Taiwan Indonesia Gandeng PMI DKI Jakarta

Aksi Donor darah Ikatan Alumni Taiwan Indonesia Gandeng PMI DKI Jakarta

MEDIA DIALOG NEWS, Jakarta - Bakti sosial yang diikuti Ikatan Alumni Taiwan Indonesia dengan bekerja sama PMI Jakarta berjalan dengan lancar

Bapas Kelas I Jambi Terima Klien Pembebasan Bersyarat, Perkuat Pembinaan dan Reintegrasi Sosial

Bapas Kelas I Jambi Terima Klien Pembebasan Bersyarat, Perkuat Pembinaan dan Reintegrasi Sosial

MEDIA DIALOG NEWS, Jambi – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jambi kembali menjalankan peran strategisnya dalam sistem pemasyarakatan dengan menerima

Pertamina Hulu Mahakam Mendukung Penanaman Pohon Serentak Nasional untuk Keberlanjutan Lingkungan

Pertamina Hulu Mahakam Mendukung Penanaman Pohon Serentak Nasional untuk Keberlanjutan Lingkungan

MEDIA DIALOG NEWS, Balikpapan - PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menjadi tuan rumah program Penanaman Pohon Serentak Nasional yang digagas

Omzet Harian Turun Hingga 40 Persen, Pelaku UMKM Pekanbaru Keluhkan Sepinya Pembeli

Omzet Harian Turun Hingga 40 Persen, Pelaku UMKM Pekanbaru Keluhkan Sepinya Pembeli

MEDIA DIALOG NEWS, Pekanbaru — Gelombang lesunya konsumsi tengah melanda sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Pekanbaru.

KKSS Peduli: Baksos di Masjid Nurul Huda Bebeng, Cinta dan Toleransi Tanpa Batas

KKSS Peduli: Baksos di Masjid Nurul Huda Bebeng, Cinta dan Toleransi Tanpa Batas

MEDIA DIALOG NEWS, Maumere – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di Kabupaten

Kisah Nyata Pelarian Anak Kisaran yang Dipaksa Bekerja sebagai “Scamer” di Kamboja (Bagian III – Selesai)

Kisah Nyata Pelarian Anak Kisaran yang Dipaksa Bekerja sebagai “Scamer” di Kamboja (Bagian III – Selesai)

MEDIA DIALOG NEWS – Penyiksaan yang paling sakit dirasakan Dion ketika badannya diestrum. “Dilistrik pak, kayak di filim-filim itu. Sakit

Direktur RSUD HAMS, Kurniady Sebayang Tidak Peduli Ada Warga Miskin 2 Hari Tertahan karena Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan

Direktur RSUD HAMS, Kurniady Sebayang Tidak Peduli Ada Warga Miskin 2 Hari Tertahan karena Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran – dr.Kurniady Sebayang, M.Si.Med.Sp.An selaku direktur Rumah Sakit Daerah Haji Abdul Manan Simatupang (RSUD HAMS) Kisaran