MEDIA DIALOG NEWS, Jakarta – Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuardy Daud, menegaskan Dharma Wanita Persatuan (DWP) memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas keluarga ASN. Menurutnya, DWP terus menjadi ruang pemberdayaan perempuan melalui edukasi kesehatan, penguatan peran ibu dalam keluarga, hingga peningkatan literasi bagi anggota keluarga ASN.
Pernyataan tersebut disampaikan Restuardy saat kegiatan Bakti Kesehatan dalam rangka memperingati HUT ke-26 DWP Kemendagri sekaligus Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 di Gedung SBP Kemendagri, Kamis (27/11/2025).

“DWP berkontribusi besar dalam membina keluarga ASN. Program-program edukatifnya membantu membentuk keluarga yang lebih sehat, berdaya, dan adaptif terhadap tantangan zaman,” ujarnya.
Peringatan tahun ini diisi dengan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis (PKG). Donor darah bekerja sama dengan RS POLRI diikuti 240 peserta, sementara layanan PKG bersama Puskesmas Gambir menjangkau 110 peserta dari pengurus dan anggota DWP Kemendagri.
Restuardy menekankan, kegiatan bakti sosial bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari tanggung jawab bersama untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. “Kesehatan ASN adalah prasyarat penting bagi pelayanan publik yang produktif, responsif, dan berkelanjutan. Pemeriksaan dini harus menjadi budaya, bukan sekadar kegiatan tahunan,” tegasnya.
Ia juga menegaskan komitmen Kemendagri mendukung Program PKG nasional yang mulai berjalan sejak 10 Februari 2025, sebagai upaya mendorong deteksi dini kesehatan masyarakat.
Restuardy menambahkan, peringatan HUT DWP yang bertepatan dengan Hari Guru dan Hari Ibu memiliki pesan kuat: ketiganya saling melengkapi dalam memperkuat fondasi keluarga dan kualitas sumber daya manusia. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan Asta Cita Keempat Presiden dan Wakil Presiden, terutama dalam penguatan SDM, kesehatan, kesetaraan gender, serta pemberdayaan perempuan dan pemuda.
Selain bakti kesehatan, Kemendagri bersama Dewan Pengurus KORPRI juga menggelar Bazar Pangan Murah sebagai bentuk dukungan terhadap stabilitas harga pangan dan kesejahteraan ASN.
“Ini momentum untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian. Mari terus menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat dengan kesehatan prima dan semangat yang kuat,” tutup Restuardy. (Nananghusnie)

