Media Dialog News

Begini Peran 3 Tersangka Saat Melakukan Penganiayaan kepada Pandu Brata Syahputra Siregar di TKP

MEDIA DIALOG NEWS, Asahan – Peristiwa yang menghebohkan Masyarakat Kabupaten Asahan terjadi ketika tersiar kabar Pandu Brata Syahputra Siregar (18), siswa kelas XII SMA Swasta Panti Budaya Kisaran meninggal dunia di rumah sakit umum (RSU) HAMS Kisaran pada Senin (10/3/2025). Korban tewas diduga akibat dianiaya oleh seorang Oknum Polisi anggota Polsek Kecamatan Simpang Empat.

Kejadiannya korban diduga mengalami kekerasan yang dilakukan oleh oknum polisi setelah menonton balap lari pada Minggu (9/3/2025) malam. Untuk membuktikan dugaan penganiayaan tersebut, Polres Asahan menggelar pra rekontruksi kepada tiga orang tersangka di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Desa Sei Lama, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan, Senin 17 Maret 2025.

Pra-Rekonstruksi dan Temuan Baru di Lokasi Kejadian

Dalam Pra Rekontruksi itu, dipertegas bahwa korban bersama teman-temannya bukan menonton balap liar tetapi menyaksikan lomba lari (balap lari). Diperagakan oleh saksi-saksi dan peran pengganti, bahwa korban dan teman-temannya berboncengan 5 (lima) orang. Teman korban yang paling belakang melompat dan berhasil melarikan diri, baru kemudian Pandu Brata Syahputra Siregar yang semula di posisi ke empat menjadi berada di urutan paling belakang.

Saat penyidik Polres Asahan membacakan rekonstruksi adegan, IPDA Akhmad Effendi sempat memperagakan tembakan ke udara sebanyak dua kali untuk memberhentikan korban Pandu Siregar yang berboncengan 5 orang pada satu kendaraan sepeda motor.

Korban bersama teman-temannya yang panik langsung melaju saja. Begitupun mereka tetap terus di kejar hingga diamankan di Jalan Sei Lama, Dusun 4, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan.

Peran Tiga Tersangka dalam Rekonstruksi Penganiayaan

Dalam pra rekontruksi ini dapat diketahui ada tiga tersangka sebagai pelaku penganiayaan. Para tersangka terdiri dari satu oknum polisi bernama Ipda Ahmad Effendi serta dua warga sipil, Dimas Adrianto dan Yudi Siswoyo. Ipda Ahmad Effendi yang menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Simpang Empat terlihat mengenakan rompi tahanan dan tangan terborgol.

Menurut hasil rekonstruksi yang dilakukan berdasarkan keterangan Ipda Ahmad Efendi, korban terjatuh dan melarikan diri. Ipda Ahmad Efendi mengaku tidak melakukan penganiayaan terhadap korban Pandu, namun hanya mengamankan korban dari Tersangka Dimas alias Bagol.  Namun keterangan Ipda Ahmad Efendi ini dibantah oleh tersangka lainnya.

Berdasarkan kronologi penangkapan versi tersangka Dimas alias Bagol, korban terjatuh dari sepeda motor kemudian ditabrak oleh sepeda motor WR 155 yang dikendarai oleh Yudi Siswoyo, dan Ipda Ahmad Efendi.

Setelah ditabrak, korban Pandu Brata Syahputra Siregar melarikan diri dan langsung diamankan oleh Tersangka Dimas alias Bagol. “Setelah diamankan, Bagol memiting korban dan membanting korban,” ujar Penyidik Reskrim Polres Asahan, Nuel saat membacakan teks rekonstruksi.

Setelah membanting, Bagol langsung menganiaya korban dengan memijak bagian dada korban dan dilanjutkan memukuli bagian wajah korban menggunakan tangannya.

Usai menganiaya korban, Bagol masih mencekik dan memiting korban untuk diberdirikan. Kemudian Ipda Ahmad Efendi langsung mendekati korban dan memberikan tendangan lutut di perut korban.

“Setelah ditendang, korban dibawa oleh tersangka Dimas alias Bagol mengarah kepada motor,” ujar Nuel membacakan adegan rekonstruksi. Selanjutnya, korban ditelentangkan dan kemudian ditodongkan senjata sembari mengatakan “kutembak kau nanti,” korban Pandu kemudian dibawa ke sepeda motor Dimas alias Bagol untuk dibawa ke Polsek Simpang Empat. (Red)

Berita Terbaru

Video Terbaru

Placement tidak ditentukan.

Berita Lainnya

Pemerintah Pusat dan Daerah Perkuat Sinergi Kendalikan Inflasi, Jaga Stabilitas Harga Pangan

Pemerintah Pusat dan Daerah Perkuat Sinergi Kendalikan Inflasi, Jaga Stabilitas Harga Pangan

MEDIA DIALOG NEWS, Jakarta – Pemerintah terus menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kestabilan harga dan daya beli masyarakat. Melalui Rapat

Kadis PUTR Asahan Bungkam Ditanya Soal Rp.3,8 Milyar Lebih Temuan BPK RI

Kadis PUTR Asahan Bungkam Ditanya Soal Rp.3,8 Milyar Lebih Temuan BPK RI

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Asahan, Agus Jaka Putra Ginting, SH.MH bungkam

Pajak adalah Saham Rakyat, Bukan Zakat

Pajak adalah Saham Rakyat, Bukan Zakat

Oleh: Wilson Lalengke MEDIA DIALOG NEWS, Jakarta – Belakangan ini, wacana tentang pajak kembali mencuat setelah Menteri Keuangan Sri Mulyani

Prabowo Hadiri Sidang Kabinet Paripurna di Istana Garuda, Menandai Persiapan Transisi Pemerintahan

Prabowo Hadiri Sidang Kabinet Paripurna di Istana Garuda, Menandai Persiapan Transisi Pemerintahan

MEDIA DIALOG NEWS, IKN - Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang juga merupakan presiden terpilih RI ke-8, menghadiri Sidang

Menjelang HUT RI ke-79 Penjual Bendera Mulai Marak di Pinggiran Kota Kisaran

Menjelang HUT RI ke-79 Penjual Bendera Mulai Marak di Pinggiran Kota Kisaran

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran - Maraknya penjual bendera Merah Putih dan umbul umbul bermunculan menghiasi trotoar jalan di sekitar kota

NILAI KEPEMIMPINAN PRABOWO SUBIANTO

NILAI KEPEMIMPINAN PRABOWO SUBIANTO

Oleh : Saiful Chaniago - Ketum PASPROBO (Pasukan Pro Prabowo) MEDIA DIALOG NEWS - Indonesia tentunya memiliki banyak tokoh sejak

Begini Peran 3 Tersangka Saat Melakukan Penganiayaan kepada Pandu Brata Syahputra Siregar di TKP

Begini Peran 3 Tersangka Saat Melakukan Penganiayaan kepada Pandu Brata Syahputra Siregar di TKP

MEDIA DIALOG NEWS, Asahan – Peristiwa yang menghebohkan Masyarakat Kabupaten Asahan terjadi ketika tersiar kabar Pandu Brata Syahputra Siregar (18),

Kasus Dugaan Chat Cabul Ketua FKUB Asahan Diduga Stagnan Setelah Sebulan Dilaporkan

Kasus Dugaan Chat Cabul Ketua FKUB Asahan Diduga Stagnan Setelah Sebulan Dilaporkan

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran – Kasus dugaan chat mesum dan pelanggaran UU ITE yang dilaporkan oleh H.S ke Unit Perlindungan

Kisah Susu, Anak-anak, dan Kita: Cerita Tentang Gizi, Cinta, dan Masa Depan Bangsa

Kisah Susu, Anak-anak, dan Kita: Cerita Tentang Gizi, Cinta, dan Masa Depan Bangsa

Oleh : Ari Supit MEDIA DIALOG NEWS - “Kami tidak sedang mewajibkan anak-anak Indonesia minum susu. Tapi izinkan kami bercerita…

Isu Nasi “Basi” di Program MBG Bulukumba: Bukan Soal Busuk, Tapi Kurang Cermat Teknis

Isu Nasi “Basi” di Program MBG Bulukumba: Bukan Soal Busuk, Tapi Kurang Cermat Teknis

MEDIA DIALOG NEWS, Bulukumba — Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bulukumba kembali menjadi perhatian setelah muncul laporan dari