Media Dialog News

8 Bulan, Tenaga Medis RSUD HAMS Tidak Terima  Uang Jasa Pakasi Umum

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran – Sejumlah Tenaga Medis yang bekerja di Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Abdul Manan Simatupang (HAMS) Kisaran, mulai resah dengan manajemen rumah sakit pemerintah tersebut.

Pasalnya, sudah delapan bulan semua Dokter, Perawat dan Bidan yang bekerja di rumah sakit itu,ttidak menerima uang jasa pakasi umum dari rumah sakit.

Padahal, uang jasa pakasi umum yang merupakan uang tarip upah penjagaan, yang diatur dalam Keputusan Menteri Keuangan Nomor 134/KMK.05/1978. Memang merupakan hak para tenaga medis.  Namun, oleh Direktur RSUD HAMS Kisaran tidak dibayarkan hingga sekarang.

“Uang jasa pakasi umum itu merupakan hak kami sebagai tenaga medis yang bekerja di RSUD HAMS. Namun, sudah delapan bulan mulai bulan Januari hingga Agustus. Diduga uang untuk jasa medis umum kami itu akan diduga akan dipotong oleh Direktur,” ujar salah seorang perawat yang tidak ingin namanya dipublikasikan pada wartawan di Kisaran.

Padahal, kata perawat yang berulang kali minta namanya dirahasiakan itu mengatakn, uang Pakasi Pasien Umum sudah naik 100 persen berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup).Tapi kenapa hak tenaga medis yang bekerja di rumah sakit tidak diberikan juga hingga kini.

“Memang selama ini uang  jasa pakasi umum yang kami terima sebanyak Rp. 2 juta setiap dua bulannya. Namun, sejak Dirut dipimipin oleh dr. Kurniadi Sebayang kami sudah delapan bulan tidak menerimanya,” kata perawat tersebut.

Sebelumnya, kata perawat tersebut, pihak management RSUD HAMS pernah mengajak seluruh dokter, perawat dan tenaga medis lainnya untuk rapat terkait jasa pakasi pasien umum.

“Pernah kami semua tenaga medis diajak rapat tentang jasa pakasi pasien umum. Namun, karena adanya rencana pemotongan uang jasa pakasi kami dipotong. Dengan alasan untuk pembelian barang-barang pengadaan di rumah sakit. Maka kami tidak jadi rapat, ” pungkasnya.

Terpisah, Dirut RSUD HAMS Kisaran, dr. Kurniadi Sebayang ketika dikonfirmasi wartawan, mengakui kalau uang jasa pakasi pasien umum belum dibagilan dari bulan Januari hingga Agustus.

“Benar jasa pakasi pasien umum belum dibagikan dari bulan Januari sampai Bulan Agustus. Sebelum jasa dibagikan ada proses yang harus dijalani agar tidak timbul permasalahan dalam pembagian jasa tersebut,” kata Kurniadi Sebayang.

Adapun prosesnya adalah, kata Kurniadi, harus ada payung hukumnya terlebih dahulu. Lalu harus ada kesepakatan antara komite medis, komite keperawatan, komite lainnya dan managemen.

“Nah, saat ini sedang proses dikesepakatan bersama agar pembagian itu sesuai dengan hak masing penerima jasa. InshaAllah di Bulan Oktober sampai November setelah proses di atas selesai. Maka jasa pakasi pasien umum akan dibagikan,” kata Kurniadi. (HEN)

Berita Terbaru

Video Terbaru

Placement tidak ditentukan.

Berita Lainnya

KPU Asahan Adakan Lelang Eks Logistik Pemilu Tahun 2024

KPU Asahan Adakan Lelang Eks Logistik Pemilu Tahun 2024

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Asahan yang beralamat di Jalan Sisingamangaraja No.311 Kisaran adakan Lelang

TNI AL KRI RJW-992 Laksanakan Pelayanan Kesehatan Bagi Korban Bencana Alam di Sibolga

TNI AL KRI RJW-992 Laksanakan Pelayanan Kesehatan Bagi Korban Bencana Alam di Sibolga

MEDIA DIALOG NEWS, Jakarta - TNI AL terus berkomitmen dalam membantu kesulitan masyarakat terutama korban bencana alam. Kali ini KRI

TNI AL Kembali Siapkan KRI, Embarkasikan Logistik Hingga Tabung Gas Kebutuhan Masyarakat

TNI AL Kembali Siapkan KRI, Embarkasikan Logistik Hingga Tabung Gas Kebutuhan Masyarakat

MEDIA DIALOG NEWS, Jakarta - TNI AL kembali mengerahkan unsurnya, kali ini KRI Surabaya-591 tengah persiapan untuk mendistribusikan logistik, ke

90 Unit Bus Listrik DAMRI Segera Meluncur, Wujud Dukungan pada Target Karbon Netral Prabowo

90 Unit Bus Listrik DAMRI Segera Meluncur, Wujud Dukungan pada Target Karbon Netral Prabowo

MEDIA DIALOG NEWS, Jakarta - DAMRI turut mendukung target Presiden Prabowo untuk mencapai karbon netral (net zero emission) sebelum tahun

Konflik miskomunikasi antara FWJI dengan Iptu Montana, Kanit Reskrim Polsek Cipondoh Berakhir Damai

Konflik miskomunikasi antara FWJI dengan Iptu Montana, Kanit Reskrim Polsek Cipondoh Berakhir Damai

MEDIA DIALOG NEWS, Tanggerang - Insiden adanya konflik komunikasi antara anggota Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia dengan Iptu Montana kanit

Ketua SATMA IPK, Terkait Pengaduan ke Inspektorat Dana BOK Dinkes Asahan Diduga Adanya Manipulasi LPJ

Ketua SATMA IPK, Terkait Pengaduan ke Inspektorat Dana BOK Dinkes Asahan Diduga Adanya Manipulasi LPJ

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran - Ketua Satuan Pelajar Mahasiswa Ikatan Pemuda Karya (Sapma IPK) Kabupaten Asahan melakukan audiensi dengan Inspektorat

Apel Operasi Patuh 2025 Digelar di Mapolda Jambi, Kapolda: Tertib Berlalu Lintas Adalah Cermin Budaya Bangsa

Apel Operasi Patuh 2025 Digelar di Mapolda Jambi, Kapolda: Tertib Berlalu Lintas Adalah Cermin Budaya Bangsa

MEDIA DIALOG NEWS, Jambi — Kepolisian Daerah (Polda) Jambi melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh 2025 di Lapangan Hitam Mapolda

Dugaan Praktek Judi Di Kota Binjai Sepertinya Benar Dilindungi Aparat Penegak Hukum wilayah Binjai, Jl. Ade Irma Suryani Pekan Binjai

Dugaan Praktek Judi Di Kota Binjai Sepertinya Benar Dilindungi Aparat Penegak Hukum wilayah Binjai, Jl. Ade Irma Suryani Pekan Binjai

Media Dialog News, Binjai - Terbukti kembali pada hari Sabtu 24 / 08 /24 tim Wartawan yang saat itu melintas

Husin Muchtar: Optimisme dan Keberanian Menentukan Arah

Husin Muchtar: Optimisme dan Keberanian Menentukan Arah

MEDIA DIALOG NEWS, Bandar Lampung – Di tengah perubahan zaman yang semakin cepat dan penuh tantangan, Ketua DPD PPWI Lampung,

TERBARU: Respon Petinggi Polri Soal Dugaan Kriminalisasi Ibu Rina

TERBARU: Respon Petinggi Polri Soal Dugaan Kriminalisasi Ibu Rina

MEDIA DIALOG NEWS, Jakarta – Dukungan dari jajaran petinggi Polri mulai bermunculan terkait kasus dugaan kriminalisasi terhadap Ibu Rina Rismala