Media Dialog News

Forum Kebangsaan di Hotel Polonia Medan : “Selamatkan Demokrasi Sumatera Utara" Hadirkan Pembicara dari Jakarta

MEDIA DIALOG NEWS, Medan – Forum Kebangsaan yang digagas oleh PDI Perjuangan menghadirkan pembicara Tingkat Nasional dari Jakarta, Minggu 17/11/2024 di Hotel Polonia Medan. Hadir sebagai pembicara Dr.Ir.Hasto Kristiyanto, M.M, Prof.Todung Mulya Lubis, Okky Madasari, Phd. Prof.Ikrar Nusa Bakti, dan Usman Hamid. Selain itu turut hadir pula 12 orang tokoh di Sumatera Utara dalam kegiatan tersebut.

Lebih dari 300 orang peserta memadati Hall Hotel Polonia Medan mendengarkan dialog forum kebangsaan. Mereka hadir dari 33 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara untuk mengetahui lebih jelas duduk persoalan mengenai demokrasi di Indonesia dan di Sumatera Utara.

Prof.Ikrar Nusa Bakti dalam paparannya mengatakan bahwa system demokrasi Indonesia sudah tidak sehat sejak adanya putusan MK atas syararat batas usia Presiden dan wakil presiden diturunkan. “Putusan MK meski berkukuatan hukum tetap, akan tetapi sudah memporakporandakan bangunan demokrasi dan konstitusi kita,” ujarnya.

Ikrar menambahkan bahwa putusan MK itu secara terang dan tegas dikatakan telah melanggar etika sehingga melahirkan preseden buruk di kemudian hari. Hal senada juga disampaikan oleh Prof. Todung Mulya Lubis yang memberi tinjauna hukum atas situasi dan kondisi demokrasi Tingkat Nasional.

“Ada ketidakadilan yang dilakukan oleh apparat negara, dalam melaksanakan tugasnya mengawal demokrasi,” ujar Todung.

Dia meminta Pilkada di Sumatera Utara, semua pihak bisa bersikap netral dan tidak berpihak, terutama apparat pemerintah dan jajarannya. “Kita harus berani melaporkan semua kecurangan dan ketidakadilan jika ada apparat yang berpihak kepada salah satu pasangan calon Gubernur, Bupati atau Walikota di Pilkada 2024 Sumatera Utara” ucapnya.

Okky Madasari, Phd menyoroti peran Perempuan Sumatera Utara yang gigih dalam berjuang. Mereka rela berkorban demi anak-anaknya mendapatkan Pendidikan yang lebih baik. “Para Perempuan di Sumatera Utara saya kenal sangat gigih dalam berjuang, oleh karena itu jangan sampai ibu-ibu di Sumatera Utara goyah keyakinannya memilih pemimpin nanti karena diberi sembako ataupun sejumlah uang” katanya.

Madasari menegaskan Pilkada Sumatera Utara sudah tidak sehat lagi, karena bantuan sosial dijadikan alat untuk mempengaruhi pilihan warga. Abdul Hamid mengamininya, penggiat HAM ini menyatakan bahwa mempengaruhi pilihan rakyat itu sah-sah saja dengan cara-cara kampanye, menyampaikan visi-misi, dan bentuk lainnya yang telah diatur oleh Undang-Undang. “Mengajak rakyat memilih calon tertentu itu sah dalam demokrasi, tetapi memaksa rakyat dan menakut-nakuti rakyat untuk memilih calon pasangan Gubernur/Wakil Gubernur tertentu merupakan pelanggaran” tegasnya.

Dr.Ir.Hasto Kristiyanto, M.M dari DPP PDI Perjuangan secara tegas mengajak semua pihak untuk menjaga demokrasi di Sumatera Utara. Dalam orasinya yang Panjang dia menjelaskan semua persoalan nasional yang dilakukan oleh keluarga Jokowi tanpa melibatan partai pendukungnya. Apa yang dilakukan Presiden di akhir kekuasaannya, tidak mendapat dukungan dari PDI Perjuangan. “Kita tidak mau negara Indonesia yang besar ini hanya dikuasai oleh Jokowi dan Keluarganya. Di Sumatera Utara, Keluarga Jokowi ikut menjadi calon Gubernur Sumatera Utara. Jangan sampai salah pilih menentukan pemimpin di Sumatera Utara” ujarnya.

Hasto mengajak semua peserta jeli menjaga proses Pilkada di daerahnya masing-masing dari kecurangan yang dilakukan oleh apparat negara. “Jangan takut melaporkan, jangan takut diintimidasi oleh apparat negara, karena demokrasi tidak mengenal intimidasi dan pemaksaan. Rakyat bebas memilih dan menentukan pilihannya, keterlibatan apparat negara di birokrasi sampai ke desa-desa yang memihak salah satu pasangan calon di dalam Pilkada segera laporkan kepada Tim Advokasi PDI Perjuangan,” tandasnya.

Hasto akan merespons dengan cepat jika terjadi kecurangan di dalam Pilkada, baik yang dilakukan oleh Penyelenggara, apparat keamanan dan PNS di semua tingkatan. “Kita akan kawal bersama Pilkada di Sumatera Utara agar demokrasi bisa terselamatkan,” ujar Hasto sembari menitipkan bahwa Pilihan Gubernur terbaik di Sumatera Utara dalam Pilkada 2024 adalah pasangan Edy Ramayadi dan Hasan Basri Sagala. (Red)

 

Berita Terbaru

Video Terbaru

Placement tidak ditentukan.

Berita Lainnya

Fahira Idris Tegaskan, “Bang Japar Indonesia” bukan Organisasi yang Dipimpinnya

Fahira Idris Tegaskan, “Bang Japar Indonesia” bukan Organisasi yang Dipimpinnya

MEDIA DIALOG NEWS, Jakarta - Pendiri sekaligus Ketua Umum Ormas BANG JAPAR (Kebangkitan Jawara dan Pengacara) Fahira Idris tegaskan bahwasanya,

Kemenkumham Jambi Sempurnakan Regulasi Strategis Tanjab Barat

Kemenkumham Jambi Sempurnakan Regulasi Strategis Tanjab Barat

MEDIA DIALOG NEWS, Jambi – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Jambi memperkuat komitmennya terhadap tata kelola pemerintahan

Pernyataan Kontroversial “Rampok Uang Negara”, PPMPB-G Desak Sanksi Tegas untuk Aleg Provinsi Gorontalo

Pernyataan Kontroversial “Rampok Uang Negara”, PPMPB-G Desak Sanksi Tegas untuk Aleg Provinsi Gorontalo

MEDIA DIALOG NEWS, Gorontalo - Persatuan Pelajar Mahasiswa Popayato Barat Gorontalo (PPMPB-G) angkat bicara terkait ulah salah satu anggota legislatif

PPWI Tunjuk KRT Ardhi Solehudin Pimpin Konsolidasi di Jawa Tengah

PPWI Tunjuk KRT Ardhi Solehudin Pimpin Konsolidasi di Jawa Tengah

MEDIA DIALOG NEWS, Purbalingga – Dewan Pengurus Nasional Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) secara resmi menunjuk KRT Ardhi Solehudin sebagai

Dugaan Korupsi Dana Penanggulangan Covid 19 di Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan Pernah diarahkan KPK ke Kejaksaan Negeri Kisaran

Dugaan Korupsi Dana Penanggulangan Covid 19 di Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan Pernah diarahkan KPK ke Kejaksaan Negeri Kisaran

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran – Tim investigasi dialogberita.com dan mediadialognews.com menemukan adanya dokumen pelimpahan (tidak langsung, red) dari KPK ke

Sidang Perdana Oknum Polisi dalam Kasus Perdagangan Sisik Trenggiling Belum Digelar di PN Kisaran

Sidang Perdana Oknum Polisi dalam Kasus Perdagangan Sisik Trenggiling Belum Digelar di PN Kisaran

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran — Pengadilan Negeri Kisaran menjadwalkan sidang perdana perkara pidana lingkungan hidup terkait perdagangan satwa liar dengan

Kapolresta Jambi Terima Audiensi Bea Cukai Jambi, Sepakati Penguatan Sinergi dalam Penegakan Hukum

Kapolresta Jambi Terima Audiensi Bea Cukai Jambi, Sepakati Penguatan Sinergi dalam Penegakan Hukum

MEDIA DIALOG NEWS, Jambi – Dalam upaya memperkuat sinergitas antar instansi sekaligus meningkatkan koordinasi penegakan hukum di bidang kepabeanan dan

Komisi VIII DPR Serahkan Bantuan Sosial Kementerian Sosial untuk Sumatera Utara dan Kabupaten Batu Bara

Komisi VIII DPR Serahkan Bantuan Sosial Kementerian Sosial untuk Sumatera Utara dan Kabupaten Batu Bara

MEDIA DIALOG NEWS, Batubara - Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR melakukan penyerahan bantuan sosial dari Kementerian Sosial untuk

Oknum Polisi Polres Asahan Jual Sisik Trenggiling, Divonis 9 Tahun Penjara dan Denda Rp 500 Juta

Oknum Polisi Polres Asahan Jual Sisik Trenggiling, Divonis 9 Tahun Penjara dan Denda Rp 500 Juta

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kisaran menjatuhkan vonis sembilan tahun penjara dan denda Rp 500 juta,

Pemkot Jambi Lepas 11 Truk Bantuan Kemanusiaan ke Sumatera Barat, Maulana: “Ini Amanah Masyarakat Jambi”

Pemkot Jambi Lepas 11 Truk Bantuan Kemanusiaan ke Sumatera Barat, Maulana: “Ini Amanah Masyarakat Jambi”

MEDIA DIALOG NEWS, Jambi – Aksi nyata kepedulian kembali ditunjukkan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi. Sebanyak 11 truk besar berisi bantuan