MEDIA DIALOG NEWS, Bogor — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima sejumlah perwakilan pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di kediaman pribadinya, Hambalang, Kabupaten Bogor, Senin (9/2/2026).
Pertemuan ini menjadi ruang diskusi antara kepala negara dan dunia usaha mengenai arah pembangunan ekonomi serta penciptaan lapangan kerja baru di berbagai sektor. Momen pertemuan itu turut diunggah pihak Prabowo dalam Instagram @presidenrepublikindonesia. Dalam foto tersebut, Prabowo dan para pengusaha duduk melingkari meja bundar saat berdiskusi , dan foto bersama di akhir acara.
Informasi resmi yang disiarkan Badan Komunikasi Pemerintah RI melalui akun kepresidenan menyebutkan, Presiden Prabowo mengajak para pengusaha untuk bersama-sama memperkuat industrialisasi nasional. Ia menekankan pentingnya membuka peluang kerja di sektor tekstil, garmen, alas kaki, mebel, hingga makanan dan minuman, sebagai bagian dari strategi memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.
Dalam audiensi tersebut, para pengusaha menyampaikan dukungan penuh terhadap visi Presiden Prabowo, termasuk program pemerintah untuk menghapus kemiskinan, memperbaiki gizi anak, dan menyediakan pendidikan terbaik bagi generasi penerus bangsa. Dukungan juga diberikan terhadap kebijakan industrialisasi yang diyakini mampu memberikan manfaat besar bagi perekonomian nasional.
Sejumlah pejabat negara turut mendampingi Presiden dalam pertemuan itu, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Angga Raka Prabowo, serta Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan. Dari pihak Apindo hadir Ketua Umum Shinta Widjaja Kamdani bersama Ketua Dewan Pertimbangan Sofjan Wanadi, pendiri Santini Group, serta jajaran pengurus lainnya.
Pertemuan ini menegaskan komitmen pemerintah dan dunia usaha untuk berjalan seiring dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional. Presiden Prabowo menekankan bahwa penciptaan lapangan kerja baru bukan hanya kebutuhan ekonomi, tetapi juga bagian dari tanggung jawab sosial untuk memastikan kesejahteraan rakyat Indonesia. (Apindo-Setneg)

