MEDIA DIALOG NEWS, Kendal – Pemerintah Kabupaten Kendal mempercepat perbaikan jalan penghubung antara Desa Kalirejo, Kecamatan Singorojo, dan Desa Sidomakmur, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Jawa Tengah. Langkah ini dilakukan untuk membuka kembali akses jalan yang telah puluhan tahun tidak berfungsi akibat kerusakan parah.
Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari, S.E., M.M., saat meninjau lokasi pada Rabu (28/1/2026) bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kendal, Sudaryanto, menyampaikan bahwa jalan tembus tersebut terakhir diperbaiki pada tahun 2000 dan sejak itu tidak pernah mendapat perbaikan lanjutan. Kondisi rusak parah membuat akses terputus, bahkan sebagian badan jalan dimanfaatkan warga untuk aktivitas pertanian.
“Jalan tembus yang sudah puluhan tahun tidak berfungsi, mulai dibuka kembali,” ujar Dyah.
Pada tahun 2025, Pemkab Kendal telah mengalokasikan Rp1 miliar dari APBD untuk pengecoran jalan sepanjang 500 meter di Desa Kalirejo. Tahun 2026 kembali dialokasikan Rp1 miliar dari APBD, ditambah dukungan Bantuan Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp3,5 miliar.
Namun, menurut Bupati, anggaran tersebut belum mencukupi untuk menyelesaikan seluruh ruas jalan.
“Dari dua sumber anggaran tersebut masih belum tuntas. Kami berharap ada tambahan melalui perubahan anggaran agar penyelesaian bisa dilakukan hingga akhir 2026,” katanya.
Pendamping lokal Desa Kalirejo, Samsudin, menilai pembukaan kembali jalan penghubung ini akan berdampak signifikan terhadap waktu tempuh masyarakat menuju Kendal Kota.
“Jika jalan tembus ini sudah berfungsi, perjalanan ke Kendal Kota bisa ditempuh sekitar satu jam. Selama ini membutuhkan waktu hingga satu setengah jam,” ujarnya.
Kepala Dinas PUPR Kendal, Sudaryanto, menjelaskan total panjang jalan tembus Kalirejo–Sidomakmur mencapai sekitar 6,7 kilometer, dengan 3,1 kilometer di antaranya masih rusak. Tahun ini, dengan dukungan Banprov Rp3,5 miliar dan APBD Rp1 miliar, Pemkab Kendal menargetkan perbaikan sepanjang 2,5 kilometer.
“Masih ada kekurangan panjang jalan yang belum tertangani dan akan diupayakan melalui perubahan anggaran,” jelasnya.
Sudaryanto menambahkan, kondisi jalan kabupaten di Kendal yang masuk kategori mantap saat ini mencapai 87 persen. Pemkab menargetkan seluruh jalan kabupaten dalam kondisi mantap 100 persen pada akhir 2028.
“Masih diperlukan dukungan anggaran pada 2027 dan 2028 agar target jalan mantap seratus persen dapat tercapai,” ujarnya. (Rizal Firmansyah)

