Media Dialog News

Desakan Tutup PT LIL/STN Kian Menguat, PPMPB-G Serukan Langkah Tegas KPK dan APH

MEDIA DIALOG NEWS, Gorontalo – Desakan untuk menutup perusahaan PT Loka Indah Lestari (LIL) dan PT Sawit Tiara Nusa (STN) semakin menguat setelah berbagai kelompok masyarakat, terutama Persatuan Pelajar Mahasiswa Popayato Barat Gorontalo (PPMPB-G), kembali menyuarakan tuntutan agar Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum mengambil langkah tegas.

Ketua Umum PPMPB-G, Gusram Rupu, menilai aktivitas PT LIL/STN sarat dengan dugaan pelanggaran, baik terkait tata kelola lingkungan, izin usaha, maupun potensi praktik korupsi dan melawan hukum lainnya. Mereka menegaskan bahwa persoalan perusahaan tersebut tidak lagi bisa dianggap sebagai isu teknis, tetapi telah menyentuh aspek sosial, ekologi, dan ekonomi masyarakat di kawasan Popayato.

Gusram, menyebut bahwa berbagai laporan dan temuan di lapangan selama ini menunjukkan adanya indikasi pelanggaran yang tidak boleh diabaikan. Menurutnya, Pemerintah Daerah maupun Aparat Penegak Hukum terkesan lamban dan tidak memberikan kepastian terhadap persoalan yang telah berlarut-larut.

“Desakan untuk menutup PT LIL/STN bukan tanpa dasar. Kami melihat adanya dugaan kuat adanya pelanggaran izin : aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), penyerapan tenaga kerja lokal yang tidak berdasar, dana Corporate Sosial Responsibility tidak jelas peruntukannya, kedudukan wilayah perusahaan yang sering berubah dari yang sebelumnya di desa Dudewulo, kemudian Dambalo, Telaga, Butungale dan sekarang Molosipat Utara, plasma yang harusnya berdampingan dengan perusahaan tapi terpisah jauh dari areal, serta pembohongan publik lainnya yang sengaja ditutupi perusahaan. Oleh karena itu, kami meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia dan Aparat Penegak Hukum turun langsung agar semuanya terang benderang,” tegasnya.

Gusram, juga menyoroti dampak sosial yang ditimbulkan, termasuk keresahan masyarakat sekitar yang merasa tidak mendapatkan keadilan atas aktivitas perusahaan yang terus membiarkan pelanggaran itu terjadi. Selain itu, potensi pencemaran lingkungan dan kerusakan ekosistem Daerah Aliran Sungai (DAS) serta lahan produktif disebut sebagai ancaman serius bagi masa depan wilayah Popayato dan sekitarnya.

“Bukan hanya soal dugaan pelanggaran izin, tapi kehadiran PT LIL/STN juga mengakibatkan pengrusakan ekosistem lingkungan dan Daerah Aliran Sungai (DAS) Popayato, Lemito dan Randangan akibat limbah hasil produksi dan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di hulu perusahaan yang sulit untuk di akses publik juga aktivitas penebangan dan pemanfaatan kayu yang tidak sesuai dengan izin perusahaan ini sudah tentu melanggar,” Tegas Gusram

Dalam waktu dekat, PPMPB-G memastikan akan menggelar aksi jilid III dan akan terus bergerak hingga tuntutan mereka mendapat respon dari pihak-pihak terkait. Mereka juga mendesak Forkopimda untuk tidak menutup mata terhadap gejolak di masyarakat.

“Kami tidak menolak investasi. Yang kami lawan adalah praktik-praktik kotor yang merugikan rakyat. Jika PT LIL/STN tidak mampu membuktikan legalitas dan tata kelola yang benar, maka penutupan adalah langkah paling rasional,” tambahnya.

Desakan penutupan PT LIL/STN diperkirakan akan terus menguat seiring meningkatnya tekanan publik dan perhatian organisasi mahasiswa serta masyarakat sipil di Gorontalo. (Red)

Berita Terbaru

Video Terbaru

Placement tidak ditentukan.

Berita Lainnya

Kota Jambi Dilanda Banjir Besar Usai Hujan Singkat, WALHI Ungkap Penyebabnya

Kota Jambi Dilanda Banjir Besar Usai Hujan Singkat, WALHI Ungkap Penyebabnya

MEDIA DIALOG NEWS, Jambi – Kota Jambi kembali tak berdaya di hadapan hujan singkat. Jumat sore (12/12/2025), hujan yang turun

Menjaga Jejak Air Tanah: Mengapa SIPA Penting bagi Sumatera Utara

Menjaga Jejak Air Tanah: Mengapa SIPA Penting bagi Sumatera Utara

Bersama Mentor saya, Ketua DPK APINDO Asahan Bapak H.Ir.Tendi Sutendi MEDIA DIALOG NEWS - Di balik gemericik air yang mengalir

Polres Ngada Amankan Dua Terduga Pencetak dan Pengedar Uang Palsu

Polres Ngada Amankan Dua Terduga Pencetak dan Pengedar Uang Palsu

MEDIA DIALOG NEWS - BAJAWA, NTT – Polres Ngada mengamankan dua orang terduga pelaku pencetak dan pengedar uang palsu di

GRIMA lapor Jaksa, Study Tour 177 Desa Se Asahan ke Yogyakarta Habiskan Dana Desa Rp.3 Milyar Lebih

GRIMA lapor Jaksa, Study Tour 177 Desa Se Asahan ke Yogyakarta Habiskan Dana Desa Rp.3 Milyar Lebih

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran – Gerakan Reformasi Mahasiswa Asahan (GRIMA) adukan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMDes) ke Kejaksaan

Ketua PAPDESI Asahan, Hermansyah Manurung, S.H. Bungkam Terkait dirinya dilaporkan PMPRI ke Kejatisu Atas Kasus Dugaan Korupsi dan Pungli

Ketua PAPDESI Asahan, Hermansyah Manurung, S.H. Bungkam Terkait dirinya dilaporkan PMPRI ke Kejatisu Atas Kasus Dugaan Korupsi dan Pungli

MEDIA DILOG NEWS, Kisaran – Ketua Asosiasi atas nama HERMANSYAH Manurung SH  Selaku Ketua PAPDESI (Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh

APMPB Pantau Kasus Judi Sabung Ayam yang Melibatkan Anggota DPRD Asahan

APMPB Pantau Kasus Judi Sabung Ayam yang Melibatkan Anggota DPRD Asahan

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran - Aliansi Pemuda dan Masyarakat Peduli Bangsa (APMPB) Kabupaten Asahan melakukan audensi ke Polres Asahan pada

Warga Desa Andulan Desak PT. Tiara Tirta Energy Perbaiki Jalan Rusak

Warga Desa Andulan Desak PT. Tiara Tirta Energy Perbaiki Jalan Rusak

MEDIA DIALOG NEWS, Luwu - Kerusakan akses jalan penghubung antar desa di Desa Andulan, Kecamatan Basse Sangtempe, Kabupaten Luwu semakin

Menyajikan Berita yang Lezat: Tips untuk Jurnalis Muda

Menyajikan Berita yang Lezat: Tips untuk Jurnalis Muda

Oleh: Edi Prayitno (Citizen Journalism Activist) MEDIA DIALOG NEWS - Sebuah berita dapat diibaratkan seperti sepiring makanan yang dimasak dan

Kecam Pencabutan Kartu Liputan CNN Indonesia, PPWI Desak Presiden Pecat Kepala BPMI

Kecam Pencabutan Kartu Liputan CNN Indonesia, PPWI Desak Presiden Pecat Kepala BPMI

MEDIA DIALOG NEWS, Jakarta — Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) mengecam keras pencabutan kartu liputan seorang jurnalis CNN Indonesia baru-baru

Pembongkaran Bangunan Eks Pasar Kisaran dipotes Warga karena Belum Ada PBG-nya

Pembongkaran Bangunan Eks Pasar Kisaran dipotes Warga karena Belum Ada PBG-nya

MEDIA DIALOG NEWS, Kisaran – Pengerjaan merubuhkan bangunan Gedung eks pasar kisaran dihentikan oleh warga. Protes warga dimotori oleh OK.Rasyid